NASIONAL

Beberapa Bank Nasional Berencana Melakukan PHK Besar-besaran

ilustrasi

ilustrasi

Anjloknya harga minyak dunia akan memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) semakin menjadi. Harga minyak yang terus merosot bahkan sempat menembus level di bawah USD30 per barel berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi global, termasuk negara berkembang seperti Indonesia.

Dua perusahaan elektronik raksasa Panasonic dan Toshiba telah menutup pabriknya dan memangkas karyawannya, akibat omzet penjualan yang terus turun.

Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, PHK kini mengintai industri perbankan nasional. “Berbagai isu menyebar melalui medsos (media sosial) akan terjadinya PHK missal, akibat daya beli masyarakat global yang semakin menurun. Bahkan ada beberapa bank nasional yang berencana akan melakukan gelombang PHK secara besar besaran,” ujarnya dalam keterangan, Selasa (9/2/2016).

Dia menambahkan ‎penurunan harga minyak dunia ini berdampak pada daya beli global yang semakin turun dan mengakibatkan banyaknya produk yang tidak terjual serta mengancam kelangsungan berbagai sektor industri.

“Setidaknya ada lima sektor industri yang terancam sebagai dampak semakin merosotnya harga minyak dunia antara lain industri padat karya, otomotif dan turunannya, elektronik dan turunanya serta migas,” sambungnya.

Lanjut dia pemerintah dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan instansi terkait lainnya jangan menganggap isu PHK masal hanya sekadar isu yang tidak berdasar. Kemenaker harus kerja pro aktif melakukan pengawasan dan kunjungan ke berbagai industri yang terancam kelangsungan usahanya.

“‎Di kala kondisi ekonomi global dan nasional yang belum kondusif, isu ini harus disikapi serius,” tuturnya.

Dengan adanya pengawasan tersebut, sambung dia, diharapkan pemerintah akan mampu mencegah terjadinya gelombang PHK dengan melakukan mediasi dan mencari solusi terbaik. Misalnya dengan mengurangi jam kerja, sistem shift, atau merumahkan untuk sementara waktu sambil menunggu kondisi ekonomi kembali normal.

“Di sini sangat penting peran pemerintah untuk dapat melakukan perundingan dengan serikat pekerja untuk saling memahami akan kondisi yang dihadapi pengusaha dan mencari solusi yang terbaik. Jangan sampai saat terjadi PHK, baru pemerintah mengetahui dan turun kelapangan. Lebih baik mencegah dari pada terjadi,” tandasnya.(*/bd/akr)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu