BARAT

DBD Mewabah di Ciampea, Puluhan Warga Dirawat di Puskesmas

Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah di Kecamatan Ciampea. Akibat gigitan nyamuk mematikan itu, puluhan warga terpaksa harus dirawat di Puskesmas Ciampea.
Warga Ciarutenilir Sahrul (12) mengaku awalnya anaknya hanya mengalami panas biasa. Namun setelah diperiksa, ternyata positif DBD sehingga perlu perawatan intensif. “Awalnya anak saya cuma panas, mual dan pusing, namun setelah diperiksa anak saya kena DBD. Jadi harus dirawat,” ujar Sahrul.
Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Ciampea Unang Wahyudi membenarkan puluhan warga Ciampea saat ini mendapatkan perawatan khusus di puskesmas. “Ada 20 pasien DBD, tapi untungnya kondisinya mulai membaik dan tidak ada yang meninggal,” katanya.
Di musim penghujan ini, penyebaran jentik nyamuk aedes aegpty makin marak, sehingga masyarakat harus lebih waspada dan meningkatkan pola hidup sehat. Tak hanya di Ciampea, di Desa Tapos II, Kecamatan Tenjolaya pun sudah ada enam orang yang terkena DBD.
Sedangkan Kepala Desa Tapos II Bubun Burhanudin mengatakan, penderita DBD sudah dibawa ke RSUD Leuwiliang. “Kami mengusulkan UPT Kesehatan Tenjolaya melakukan fogging dan memberikan bubuk obat abate untuk menghindari penyebaran jentik nyamuk aedes aegpty,” pungkasnya.(*/bd)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu