Petani Jonggol Minta Tengkulak Dibrangus - bogordaily.net
TIMUR

Petani Jonggol Minta Tengkulak Dibrangus

petani
Bogordaily-Petani Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, hingga kini sulit melepaskan dari cengkraman tengkulak, karena dianggap merugikan petani.
“Petani yang ada di Desa Jonggol saat ini sudah tidak bisa lagi lepas dan harus bergantung dengan para tengkulak,” ujar Marwan (43) petani Jonggol, (26/1/2016).
Menurut Marwan, saat ini merasa prihatin dengan nasib para petani. Saat panen tiba, petani sudah tidak dapat lagi menjual hasil pertaniannya dengan bebas ke tempat lain, karena tengkulak mewajibkan petani menjual hasil buminya ke tengkulak.
“Tengkulak tersebut memberikan modal di awal. Para petani melakukan penanaman dan antara tengkulak dan petani bersepakat hasilnya akan dijual kepada tengkulak,” imbuh Marwan.
Petani tidak bisa menjual hasil panennya dengan harga tinggi, karena harga sudah ditentukan para tengkulak. “Itu salah satu penyebab harga hasil pertaniannya seperti sayur –sayuran naik dengan pesat, para petani hanya gigit jari dan tidak dapat menikmati akan kenaikan harga,” tegasnya.
Petani Jonggol sangat berharap ada campurtangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor agar petani di Jonggol terbebas dari rantai tengkulak dan dapat sejahtera.
“kami berharap, pemerintah membuat Koperasi yang bertujuan dapat membeli hasil pertanian warga dan menjualnya ke pasaran. Sehingga, para petani dapat lepas dari cengkraman tengkulak,” pungkasnya.

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu