COMMUNITY

Saat Anak Punk Belajar Mengaji

BOGORDAILY – Tiga pemuda itu berkerumun. Mengepung pria berbaju koko. Sebuah kitab berada di atas meja. Baris demi baris mereka gerayangi dengan mata. Mulut komat-kamit, melafalkan ayat-ayat suci.

Mereka adalah Ryan dan kawan-kawannya. Juru parkir yang juga berasal dari komunitas punk itu tengah mengaji di Klinik Tahsin dan Tahfidz (KTT), di sekitar bunderan Masjid PUSDAI, Bandung.

Bacaan Ryan memang terbata-bata. Namun bukan berarti dia buta Alquran. Ryan hanya gugup. Lihat saja, saat melafalkan Ayat-ayat Suci itu keringat dinginnya mengucur.

Bahkan, beberapa kali dia harus menyapu keringat dingin dengan kedua tangannya sambil membaca Alquran. Alhamdulillah, perlahan-lahan dia mulai membaik, setelah diberikan resep dan tips oleh tim KTT.

Merasa lebih baik dari sebelumnya, Ryan pun tak segan mengajak teman-temannya untuk turut serta menjadi pasein KTT. Salah satu teman Ryan adalah Mustar, sosok pemuda punk yang telah lama berdiam di kotamadya Bandung.

Mustar memberanikan diri untuk melakukan “chek up”. “InsyaAllah, tim Klinik Tahsin dan Tahfidz terus berupaya untuk membantu dan mendorong kembali semangat belajar Alquran,” ujar Kepala Cabang PPPA Daqu Bandung, Eron Sahro

SUMBER:Dream.co.id

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu