BOGOR CITY

Heboh!! Ditemukan 1.900 Rumah Misterius di Bojonggede saat Sidak Anggota DPRD

BOGORDAILY- Sedikitnya 1.900 rumah misterius berdiri di Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Ribuan rumah yang berada di kawasan Green Citayam City (GCC) itu diketahui tidak berizin alias bodong.
Sejak 2015 lalu hingga kini, pengembang nekat membangunnya tanpa dilengkapi selembar pun izin dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Hal ini menjadi perbincangan hangat di Gedung DPRD Kabupaten Bogor. Senin (9/1/2017) Komisi III DPRD Kabupaten Bogor bahkan menggelar sidak ke perumahan yang berdiri di Jalan Raya Citayam/Parung, Kampung Caringin RW 11, Desa Ragajaya, Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Kedatangan para wakil rakyat itu untuk memastikan terkait proses perizinan ribuan rumah yang diduga dibangun pengembang GCC itu. “Kami sudah melakukan sidak ke sana dan menemukan perizinannya zero persen. Sedangkan bangunan sudah berdiri banyak. Makanya untuk persoalan Green Citayam City akan kita pansuskan dengan komisi I terkait perizinannya,” kata Ketua Komisi I DPRD Ka­bupaten Bogor Wawan Haikal.

Dalam sidak yang dilakukan, ada hal mengejutkan yang terjadi di dalam internal pemegang saham Perumahan GCC. Lima pemegang saham proyek pembangunan itu malah berselisih karena belum memiliki kesepakatan terkait pembangunan tersebut. “Tadi ada konflik di internal pengembangnya, mereka seperti belum ada kesepakatan gitu,” ujarnya.

Sementara itu, pantauan di salah satu tempat pembangunan GCC tepatnya di depan kantor Puskesmas Ragajaya sekitar pukul 15:00 WIB masih ada aktivitas pegawai seperti biasa. Mereka ada yang tengah sibuk memperbaiki saluran selokan, memasang besi atau membuat pondasi rumah, mengecat bangunan serta ada beberapa pegawai juga yang tengah istirahat di bangunan yang sudah jadi tersebut.

Sementara itu, Direktur Green Citayam City Ahmad Hidayat Asegaf berkilah jika perumahan yang tengah dibangun itu sudah memiliki izin, seperti amdal lalin, ruang milik jalan (rumija) serta Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Namun pihaknya sedang mengubah kavling dari 72 ke 84.

“Saya sendiri bingung kenapa pembangunannya sampai dihentikan pemerintah. Kami semua sudah ada perizinannya, hanya ada perubahan kavling yang membutuhkan waktu. Kami akan sampaikan kepada pemerintah, kenapa harus dihambat,” tutupnya. (metro/bogordaily)

Komentar Anda?

1 Comment

1 Comment

  1. Revi99

    11 January 2017 at 05:12

    Beritanya sangat update untuk wilayah bogor dst

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu