Ratusan Motor 'Gembel' di Bogor Diangkut Polisi - bogordaily.net
BOGOR AREA

Ratusan Motor ‘Gembel’ di Bogor Diangkut Polisi

BOGOR DAILY-Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Kabupaten menindak seratusan motor modifikasi ala ‘gembel’ yang berkeliaran di jalan. Motor modifikasi itu disita polisi karena tidak sesuai spesifikasi jenis kendaraan bermotor.

“Razia motor motor ini sudah kami lakukan beberapa waktu lalu. Total ada 103 yang kita tindak, dengan barang bukti 24 motor dan 79 lainnya ditilang,” kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby.

Ratusan motor yang dimodifikasi itu dirazia di sejumlah wilayah di Bogor Timur dan beberapa tempat lainnya di kawasan Kabupaten Bogor. Polisi menindak pengendara motor ‘gembel’ itu karena telah memodifikasi kendaraan tidak sesuai dengan spesifikasinya.

“Selain tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, motor-motor yang dimodifikasi itu bisa membahayakan keselamatan pengendara,” terang Hasby.

Para pemilik motor ‘gembel’ itu memodifikasi motornya menjadi ceper, bahkan menambahkan tempat duduk sehingga bisa menampung penumpang lebih dari dua orang. Mereka juga menambahkan pernak-pernik, seperti bendera dan spanduk, pada motor tersebut.

Beberapa di antaranya bahkan sudah tidak sesuai dengan bentuk aslinya. Ada di antaranya yang merupakan rakitan dari spare part bekas yang kemudian dibuat ceper dengan tambahan bangku dari kayu.

Hal ini jelas sangat membahayakan pengemudi itu sendiri, bahkan pengendara lainnya. Sebab, sering kali motor gembel itu juga tidak dilengkapi lampu sehingga akan membuat kaget pengendara lain.

“Perangai ini selain membahayakan diri sendiri juga membahayakan orang lain. Seperti misalnya, mereka harus melakukan pengereman dengan menggunakan kaki, tidak ada lampu penerang, bahkan mereka menggunakan senter kecil saat malam hari,” paparnya.

Motor-motor rombeng itu juga tidak dilengkapi STNK dan pelat nomor kendaraan. Bahkan pengemudinya pun tidak memiliki SIM.

“Kami mengimbau agar tidak memodifikasi motor seperti motor rombeng itu, karena itu sangat membahayakan. Mereka alasannya buat style saja,” tuturnya.

Para pelanggar tersebut dijerat dengan Pasal 285 ayat 1 jo Pasal 106 ayat 3 dan Pasal 48 ayat 2 dan 3 UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

 

Komentar Anda?

To Top
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu