Polisi Usut Video Seks Tante Pedofil - bogordaily.net
NASIONAL

Polisi Usut Video Seks Tante Pedofil

BOGOR DAILY-Video seks cewek bareng bocah ingusan mendadak viral di jejaring sosial. Tak tanggung-tanggung, dua bocah yang masih bau kencur diajak berhubungan bersama wanita muda, layaknya sepasang suami istri. Gara-gara video ini, dua jajaran Polda pun turun tangan memburu pelaku, pembuat dan penyebar konten. Termasuk tante pedofil yang jadi bintang utama dalam video tersebut.

Video seks tante versus bocah beredar luas di medsos, dengan judul beragam. Dari cuplikan video yang dibagikan netizen di jejaring sosial tersebut terlihat seorang bocah laki-laki berkaos garis-garis kuning dan wanita dewasa dengan berpakaian terusan berwaran merah. Beberapa judul.

Kepolisian masih menyelidiki dan memburu orang-orang yang terlibat dalam kasus video porno wanita dewasa dengan dua bocah kecil, yang menyebar luas di media sosial.

Hanya saja, dalam kasus ini, Kepolisian memastikan pertama kali akan memburu orang yang menyebar video itu, sebelum meringkus wanita pemeran video porno tersebut

“Yang pertama, yang menyebarkan dulu. Yang kedua, pelaku di dalam video kena,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, (5/1/18).

Menurut Setyo, dalam kasus ini, cuma pemeran wanita alias tante pedofil dan penyebar saja yang bakal dijerat hukuman pidana. Sedangkan bocah pria di video porno bisa bebas, karena dilindungi Undang-undang Perlindungan Anak.

“Yang wanita dewasalah yang kena, di dalam UU KUHP kan yang bertanggung jawab adalah orang yang sudah dewasa. Kalau masih anak-anak, kan tidak bisa diminta pertanggungjawaban,” ujar Setyo.

Sementara itu, Polda Jabar memastikan kalau video mesum yang viral dengan pemeran perempuan dewasa dan anak-anak, dibuat di Bandung, Jawa Barat.

Selanjutnya dari pengembangan yang sudah dilakukan oleh pihak polisi, juga disebutkan kalau ada 2 hotel yang diduga jadi tempat merekam adegan dalam video mesum itu.

“Dari hotel tersebut kami mendapat informasi mengenai adanya tamu yang memesan kamar ( identik dengan pihak-pihak di video mesum).

Dari identitas tamu itu kami lakukan pendalaman,” kata Kombes Pol Umar Surya Fana selaku Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jabar (5/1/2017).

Soal lokasi tepatnya hotel yang dibuat merekam video mesum itu,  Kombes Pol Umar Surya Fana enggan untuk menyebutkan. Namun  Kombes Pol Umar Surya Fana, memberikan gambaran pasti kalau hotelnya ada di kawasan Jl. Kiaracondong dan jl. Supratman.

Sementara itu, dari video yang beredar terlihat pada adegan pembuka tayangan tersebut, seorang wanita berinisial I masuk ke dalam kamar hotel. Tante pedofil itu mengenakan kacamata, baju berwarna hitam dan rok sepaha berwarna putih.

Di belakangnya datang seorang bocah yang mengenakan sweater berwarna merah muda, diketahui belakangan anak tersebut berinisial D.

“Ateu-ateu, saya belum makan, haus, tadi habis ngamen, tadi D ngomong begitu,” ujar I ketika berbicara kepada seorang lelaki yang diduga merekam video tersebut atau kita sebut saja P.

Kemudian, P mengatakan telah membelikan makanan untuk D. Terlihat beberapa bungkus jajanan anak-anak di sebuah meja dalam ruangan tersebut.

Tante pedofil yang jadi pelaku dalam tayangan itu tampak santai memegang rokok cerutu sebelum melakukan adegan hubungan intim dengan si bocah kecil itu.

Tak lama. dua anak itu ditelanjangi dan dimandikan oleh si perempuan sebelum diajak ‘bercinta’. Terlihat anak tersebut sempat menolak untuk melakukan adegan layak sensor, namun dipaksa oleh si perempuan dan pria dewasa yang merekam video.

“Udah nggak usah munafik. Bikin kayak video boke* aja,” kata si perempuan kepada bocah cilik itu. Percakapan di antara mereka pun terdengar menggunakan bahasa Sunda.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto bereaksi atas kasus ini. Menurut Susanto, beredarnya video tersebut dapat berdampak negatif terhadap anak di Indonesia. Anak-anak dikhawatirkan akan meniru perbuatan tak senonoh tersebut.

“Jika video tersebut terus beredar, bisa berpotensi peran-peran yang ada di video itu diimitasi oleh anak. Ini berbahaya,”

Sementara itu, di percakapan grup-grup media sosial Facebook, netizen tidak habis pikir, bagaimana ini yang bikin video dan yang menyebarkannya.

“Punya otak gak sih yang bikin video ginian kok make anak kecil?. Semoga kita lebih waspada dan meningkatkan,”maki netizen

 

Komentar Anda?

To Top
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu