Rosberg Juara dalam Balapan Pertama yang Penuh Drama

  • Whatsapp
Formula One - Australia Grand Prix - Melbourne, Australia - 19/03/16 - Mercedes F1 driver Nico Rosberg throws up sparks during the third practice session at the Australian Formula One Grand Prix in Melbourne. REUTERS/Jason Reed

BOGORDAILY – Pebalap Mercedes Nico Rosberg tampil sebagai pemenang seri pertama Formula 1 musim 2016 di Melbourne, Australia, dalam lomba yang diwarnai sejumlah drama.

Drama terbesar adalah ketika di lap 19 Fernando Alonso terpelanting menabrak dinding pembatas dan mobil McLaren-nya hancur, setelah lebih dulu menghantam sisi kiri mobil Esteban Gutierrez. Insiden itu membuat balapan dihentikan selama sekitar 15 menit.

Bagi masyarakat Indonesia, drama utama adalah Rio Haryanto yang akhirnya melakoni debut balapan di F1, tapi harus berhenti karena mobil Manor-nya mengalami kendala.

Rosberg sendiri juara setelah memenangi duel yang penuh atraksi salip-menyalip di Sirkuit Albert Park, Minggu (20/3/2016). Catatan waktunya adalah satu jam 48 menit 15,565 detik.

Finis sebagai runner-up adalah Lewis Hamilton, sedangkan Sebastian Vettel melengkapi podium ketiga. Mereka tertinggal 8-9 detik dari Rosberg.

Tujuh pebalap lain yang mendapatkan poin dari seri pembuka ini adalah Daniel Ricciardo, Felipe Massa, Romain Grosjean, Nico Huelkenberg, Valtteri Bottas, Carlos Sainz Jr., dan Max Verstappen.

Jalannya balapan

Lomba dimulai tanpa pebalap Red Bull, Daniil Kvyat, yang mobilnya mogok menjelang akhir sesi pemanasan. Bendera kuning langsung dikibarkan, sedetik setelah lampu hijau menyala.

 Formasi pun tidak berubah, karena para pebalap akan melakukan start ulang walaupun harus berputar satu kali.

Vettel dan Kimi Raikkonen melakukan start yang sangat baik untuk menyodok terdepan. Sedangkan pemegang pole position, Lewis Hamilton, tercecer ke urutan keenam.

Di belakang, Rio memulai tidak sekencang dan seagresif rekan setimnya, Pascal Wehrlein, yang langsung melewati dua pebalap lain. Kevin Magnussen mengalami pecah ban.

Baca Juga  Bos Ferrari Memuji Mercedes

Di akhir lap pertama, Vettel berada paling depan diikuti Raikkonen, Rosberg, Verstappen, Massa, dan Hamilton.

Hamilton berikutnya sempat bekerja keras untuk melewati Massa, tapi tidak berhasil. Gutierrez dilaporkan mengalami masalah mesin dan mobil Haas-nya mengalami penurunan kecepatan.

Magnussen sudah mengganti ban yang pecah, namun dia kehilangan satu lap di belakang. Rio pun berada di depan Gutierrez dan Magnussen, sedangkan Pascal Wehrlein sempat melejit ke posisi 16.

Kejadian menarik terjadi ketika Rosberg dan Hamilton bertarung sangat rapat di Turn 1, yang justru membuahkan keuntungan buat Vettel, yang kemudian berhasil melewati kedua pebalap Mercedes itu. Dari situ Hamilton pun disalip Verstappen dan Massa. Adapun Rosberg, dia kemudian menguntit Raikkonen yang berada paling depan.

Di lap 19, Alonso mencoba mengambil Gutierrez dari sisi kiri. Namun dia tak berhasil menghindari ban belakang Gutierrez sehinga menghantamnya. Tak pelak, mobil Alonso terpelanting ke samping, membentur dinding pembatas, terbang sampai ke luar trek, dan berhenti setelah menghantam pagar sirkuit.

Beruntung, Alonso bisa keluar tanpa cedera, walaupun mobilnya hancur lebur. Gutierrez pun harus berakhir balapannya setelah mobilnya ikut terseret ke gravel. Ia lebih dulu mendekati Alonso dan keduanya bersalaman.

Safet Car pun masuk lintasan karena trek menjadi sangat “kotor” oleh serpihan-serpihan mobil Alonso dan Gutierrez. Tak lama kemudian, bendera merah (Red Flag) dikibarkan, pertanda balapan harus dihentikan sementara. Semua pebalap masuk pitlane.

Baca Juga  Ecclestone: Hanya Peraturan Mesin yang Mampu Hentikan Mercedes

Sayangnya, setelah jeda 15 menit, mobil Rio tetap digarasi. Manor menyatakan, ada masalah pada driveline MRT05 yang dikendarai Rio. Alhasil, Rio pun gagal melanjutkan balapan.

Dua lap setelah balapan dilanjutkan, Raikkonen masuk pitlane lagi dan memastikan takkan berlanjut. Sebab, mobil Ferrari-nya terbakar dan berasap.

Di depan Vettel dua kali memperbarui fastest lap-nya, dan dia masih dikuntit Rosberg dan Hamilton. Di belakang, Ericsson dijatuhi drive-through penalti karena bergerak lebih cepat pada saat restart.

Dalam tiga lap berikutnya kecepatan Vettel menurun. Rosberg pun memangkas jaraknya dengan pebalap Jerman dari tim Ferrari itu. Sementara itu Hamilton akhirnya berhasil melewati Sainz di Turn 13.

Vettel akhirnya kehilangan posisi terdepatn setelah dia harus masuk pit di lap 36 dan mengganti ban super soft-nya dengan tipe soft. Rosberg pun memimpin lomba di depan Ricciardo dan Hamilton.

Pertarungan cukup seru terjadi di lap-lap terakhir antara Hamilton dan Vettel untuk memperebutkan posisi kedua. Namun Vettel kalah karena dia melebar cukup jauh, sampai-sampai langsung berkata, “Maaf, guys,” melalui alat komunikasinya kepada timnya.

Rosberg pun tak tertahankan menjadi juara.

Hasil GP Australia 2016:

1. Rosberg
2. Hamilton
3. Vettel
4. Ricciardo
5. Massa
6. Grosjean
7. Huelkenberg
8. Bottas
9. Sainz
10. Verstappen
11. Palmer
12. Magnussen
13. Perez
14. Button
15. Nasr
16. Wehrlein

Gagal finish
Ericssen
Raikkonen
Haryanto
Gutierrez
Alonso
Kvyat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *