Pengakuan ABG Kencani Om-om, Diajak Karaoke Sampai ‘Begituan’

BOGOR DAILY– Stadion Pakansari mulai banyak didatangi kawula muda. Tapi siapa sangka jika daerah itu sering jadi tempat mangkal cewek ABG. Malam itu, waktu sudah menunjukkan pukul 23:12 WIB. Seorang remaja putri masih asyik memainkan ponselnya dekat stadion. Rupanya, ia tengah menunggu lelaki yang akan menjemputnya. Aulidia, bocah SMP yang diam-diam menyambi jadi wanita bayaran om-om berduit. 

“Bang kita shisha yuk…” begitu ajakan bocah ingusan yang masih mengecap pendidikan SMP. Meski masih belia, Lidia, sapaannya sudah akrab dengan dunia malam. Tak jarang, ia sering janjian menemani om-om nakal untuk kencan semalam.

Lidia tak canggung bercengkrama dengan lelaki hidung belang yang lebih pas menjadi ayahnya. Alasannya sederhana, hanya untuk menambah uang jajan. Hasil kencannya bersama om-om itu sering ia belikan barangbarang mewah dan kekinian.

“Awalnya sih cuma diajak teman karaokean, tapi pas di dalam room-nya diajak gituan danpulangnya langsung dikasih uang,” ujarnya tersipu malu.

Ia mengaku pertama kali diajak kakak kelasnya yang sudah lebih dulu ‘nyemplung’ di dunia malam.“Waktu masih kelas 8 SMP diajak kakak kelas, disuruh temenin karaoke. Eh ternyata habis karaoke dikasih duit Rp200ribu-300 ribu,” aku Lidia.

Dari kencan itulah ia mulai ketagihan menemani om-om berduit. Sebab, sehari-hari ia hanya dibekali ongkos Rp20 ribu oleh orang tua. Sementara, Lidia mengaku bisa merogoh banyak duit hanya dengan menemani om-om.

“Malah pernah dapat Rp500 ribu. Kalau pas libur kadang ada tiga om-om yang minta ditemani,” ujarnya. Selama ini, Lidia menutupi sambilannya di luar sekolah. Lidia tak sendiri, ada beberapa temannya yang juga melakukan hal serupa. Kadang, mereka janjian kencan bareng dengan menyewa satu ruang karaoke.
“Kadang kan suka disuruh ajakin temen lainnya. Ya sudah bertiga karaoke, nanti dibuking room-nya,” tutur cewek yang tinggal di Jalan Durian Raya, Desa Cilebut, Kecamatan Sukaraja.

sumber: metropolitan