Bulutangkis Antar Media 2018 Perebutkan Hadiah Rp 177 Juta

Ivana Lie foto bersama panpel saat acara tehnikal meeting di hotel Century jakarta pusat

BOGOR DAILY – Perhelatan b bagi para insan media siap bergulir kembali. Bertajuk Turnamen Bulutangkis Antar Media 2018 dihelat oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation. Turnamen  ini telah memasuki penyelenggaraan ke satu dasawarsa.

Konsep yang diusung memang masih tetap sama. Jika jatuh di tahun ganjil kejuaraan akan mempertandingkan nomor beregu, sebaliknya jika jatuh di tahun genap akan mempertandingkan nomor perorangan ganda.

Mengacu jadwal itulah perhelatan dimusim 2018, event akan mempertandingkan nomor perorangan ganda. Untuk menjaga agar persaingan di antara para peserta berimbang, kategori nomor pertandingan dibagi menjadi tiga kelompok usia, masing-masing KU 25-35 tahun, KU 35-45 tahun, serta 45 tahun ke atas.

Masih seperti tahun-tahun sebelumnya, seluruh peserta juga akan menjalani babak penyisihan yang dibagi menjadi tiga zona sebelum melangkah ke putaran final.

ZonaBarat meliputi media-media di kawasan barat Indonesia seperti Sumatera, DKI Jakarta, Banten, serta Jawa Barat akan memainkan babak penyisihan yang digelar di GOR Kec.Tanah Abang, Jakarta Pusat pada tanggal 7-9 November 2018. Berikutnya Zona Tengah yang meliputi media-media di kawasan Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan, akan memainkan babak penyisihan di GOR Tri Lomba Juang, Semarang, 22-23 November 2018. Sedangkan Zona Timur yang meliputi media-media di kawasan Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi serta Papua akan memainkan babak penyisihan di GOR Sudirman, Surabaya, 14-15 November 2018.

“Para pemenang dari masing-masing zona tersebut ditambah dengan satu pasangan runner-up terbaik akan dipertemukan di babak grand final,” jelas Tri Iksan dari panitia pusat Turnamen Bulutangkis Antar Media 2018.

Menurut jadwal babak grand final akan dimainkan di GOR Jati, Kudus pada tanggal 28-29 November 2018. Jika di babak penyisihan pertandingan dimainkan dengan sistem gugur, maka di babak grand final pertandingan dilakukan dengan sistem setengah kompetisi atau saling bertemu.

Untuk mengikuti event ini panitia tidak mengutif biaya pendaftaran. Yang terpenting peserta adalah mereka yang benar-benar bekerja di media yang ditunjukkan dengan bukti kartu pers yang dikeluarkan oleh PWI serta kantor masing-masing. Pada turnamen ini Bakti Olahraga Djarum Foundation pun menyediakan hadiah total sebesar Rp 177 juta. Tak hanya itu, bagi para finalis yang akan tampil di babak grand final di Kudus seluruh biaya transportasi dan penginapan juga ditanggung.

“Ini adalah bagian dari komitmen Bakti Olahraga Djarum Foundation untuk terus mendukung event ini. Bagaimanapun media adalah bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan prestasi bulutangkis Indonesia,” ujar Ivana Lie, mewakili Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (5/11).

Lanjut mantan tunggal putri Indonesia era 1980-an ini , lewat olahraga bulutangkis diharapkan para wartawan juga bisa saling menjalin silaturahmi sambil mencari keringat. Sehingga dari semula tidak kenal bisa saling kenal atau yang lama tidak bertemu bisa semakin akrab.

Sementara antusiasme para peserta yang berminat ikut serta di perhelatan tahun ini memang semakin banyak. Khusus untuk penyisihan di Zona Barat yang mengawali babak penyisihan di musim 2018 ini pendaftaran peserta telah ditutup sejak dua pekan sebelum event digelar. Mengingat terbatasnya waktu penyelenggaraan panitia memang hanya membatasi peserta sebanyak 32 pasangan di masing-masing kelompok usia. Sebanyak 40 media yang terdiri dari media televisi, cetak, serta online telah mendaftarkan perwakilannya untuk mengikuti event ini.

Yang menarik, peserta yang mendaftar pun tidak hanya pasangan ganda putra tapi juga peserta ganda campuran. Turnamen ini memang tidak mengkhususkan nomor pertandingan ganda putra, ganda putri, serta ganda campuran. Namun selama penyelenggaraan yang telah dilakukan beberapa tahun sebelumnya peserta yang tampil memang seluruhnya tercatat dari nomor ganda putra. (*/bdn)

Bagaimana Komentar Kamu?