BPJS Nunggak Miliaran Rupiah ke RSUD, Bupati Bogor: Bayar, Dong

 

BOGOR DAILY – Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) masih menunggak miliaran rupiah ke sejumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Bogor.

“Kita selama ini bayar premi rutin, tapi BPJS juga penuhi hak kita, dong,” kata Ade Yasin disela kegiatan inspeksi mendadak pelayanan publik, Rabu (/1). Namun, Ade tidak menyebutkan nilai persisnya.

Menurut Ade, dengan adanya tunggakan tersebut diduga menjadi salah satu faktor banyaknya pengguna BPJS yang tidak terlayani dengan baik di rumah sakit. “Ya kan rumah sakit butuh operasional, kita butuh kerjasama dengan BPJS, bayar dong,”  ujar Ade.

Ade mengatakan, tahun ini jumlah total pengguna BPJS di Kabupaten Bogor sebanyak 700 ribu, meningkat dibangdingkan tahun lalu yang mencapai 500 ribu penerima.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Tri Wahyu Harini mengatakan BPJS masih menunggak di seluruh RSUD di Kabupaten Bogor yang berjumlah empat rumah sakit dan beberapa rumah sakit swasta.

“Saya lupa nilai total keseluruhan, itu kewenangan BPJS. Tapi di RSUD Cibinong saja sebanyak Rp 17 miliar,” kata Tri.

Tri mengatakan, tunggakan tersebut sudah berjalan sejak pelayanan bulan Agustus 2018 hingga November 2018 atau kurang lebih empat bulan kebelakang. “Kalo tambah bulan Desember ya mungkin lebih,” kata Tri.

Tri mengatakan, pihaknya sudah mengupayakan agar pihak BPJS segera melunasi tunggakannya. “Kita sudah panggil, dengan komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, tapi karena BPJS ini mengacu dengan ketentuan pusat jadi itu kesulitan kami,” kata Tri.

Humas BPJS Kabupaten Bogor Wahyu Bhiantoro enggan memberikan komentar terkait keluhan Bupati Bogor Ade Yasin. “Ada bagian yang berkompeten untuk menjawab ya, tapi tidak bisa sekarang soalnya kami sedang rapat hingga sore,” kata Wahyu melalui pesan singkat. (tempo.co/bdn)

 

Bagaimana Komentar Kamu?