Erwin Gutawa Kembali Mempersembahkan “Konser Salute”

Sinar Mas Land melalui PT Sinar Penata Acara berkolaborasi bersama Erwin Gutawa, salah seorang komposer terkemuka di Indonesia dan Bank Bukopin sebagai co-sponsor akan menggelar ‘Konser Salute’ di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City pada tanggal 9 Februari 2019.

 

BOGOR DAILY – Setelah sukses dengan konser “Salute to Koes Plus” (2005) dan konser “Salute to Guruh Soekarno Putra” (2014), kini Erwin Gutawa kembali menghidupkan Konser Salute dengan kemasan baru. Konser Salutemerupakan merupakan sebuah konser apresiasi untuk musisi Indonesia dari musisi Indonesia dan pada bulan Februari ini, Konser Salute hadir untuk mengapresiasi tiga perempuan yang sangat berpengaruh dan telah memberi warna istimewa pada belantika musik Indonesia lewat lagu-lagu legendaris ciptaan mereka. Ketiga perempuan tersebut adalah Melly Goeslaw, Dewiq, dan Dee Lestari.

Sebagai seorang arranger dan orkestrator, saya selalu tertarik dengan kekuatan sebuah lagu. Melodinya, liriknya. Dan ketiga perempuan ini (Melly, Dewiq, Dee), dengan kelebihannya masing-masing, memiliki perspektif dan style yang begitu kuat, sehingga lagu-lagu mereka sangat berkarakter dan sangat patut untuk diapresiasi  Erwin Gutawa

Konser Salute to 3 Female Songwriters: Melly Goeslaw, Dewiq, Dee Lestari menjanjikan sebuah tontonan yang menarik dengan tata panggung dan visual berkualitas tinggi serta kesempatan bernyanyi bersama dengan karya-karya hebat dari ketiga pencipta lagu perempuan ini yang tentu sudah tidak asing lagi di telinga penggemar musik Indonesia. Sekitar 30 lagu (10 dari setiap pencipta lagu) pun akan dibawakan secara istimewa oleh sembilan penyanyi pria Indonesia dari berbagai generasi yaitu Afgan, Armand Maulana, Harvey Malaiholo, Once, Rendy Pandugo, Sandhy Sondoro, Vidi Aldiano, LIB3RO, Reza Rahardian, dan tentunya dengan balutanmusik yang megah dari Erwin Gutawa Orchestra sebagai tuan rumah konser ini.

Tak hanya itu, para penonton juga akan diajak untuk mengenal lebih dekat sosok ketiga pencipta lagu perempuan ini, serta kisah-kisah menarik di balik lagu-lagu yang mereka tulis, lewat rangkaian wawancara dan film pendek yang akan ditayangkan pada saat konser. Diharapkan, hal ini dapat menumbuhkan rasa apresiasi yang lebih dan menjadikan “Konser Salute” sebuah pertunjukan yang tidak hanya menghibur, namun juga menginspirasi.

Konser Salute to 3 Female Songwriters: Melly Goeslaw, Dewiq, Dee Lestari akan diselenggarakan pada tanggal 9 Februari 2019 di Hall 5, ICE BSD CITY.

Erwin Gutawa Musisi, komposer, penulis lagu, konduktor, orkestra, produser musik. Sosoknya ada di balik konser-konser terbaik Indonesia, termasuk konser Chrisye ‘Sendiri’ (1994), ‘Badai Pasti Berlalu’ (2000), dan ‘Dekade’ (2003); Krisdayanti ‘KD’ (2001), ‘1530’ (2005), ‘TRAYA’ (2015); ‘Ruth Sahanaya’ (2005); ‘3 Diva’ (2006); Rossa ‘Persembahan Cinta’ (2008); dan Afgan ‘Dari Hati’ (2015). Ia telah memenangkan berbagai macam penghargaan, termasuk penghargaan 33 AMI (Anugerah Musik Indonesia), dan berkolaborasi dengan orkestra kelas dunia, seperti London Symphony Orchestra, Bulgarian Symphony Orchestra, The City of Prague Philharmonic Orchestra, dan yang terakhir Synchron Stage Orchestra di Vienna.

Melly Goeslaw, putri dari musisi Melky Goeslaw ini mengawali kariernya dengan grup band Potret dan kini kerap kali mendapat julukan ratu soundtrack dengan kemampuannya menghidupkan nyawa pada perfilman Indonesia lewat lagu-lagu ciptaannya, sebut saja “Ada Apa Dengan Cinta”, “Ayat-ayat Cinta”, “Eiffel I’m In Love”, serta “Habibie & Ainun”. Tak hanya itu, Melly pun kerap kali melahirkan lagu-lagu iconic seperti “Bunda”, “Jika”, “Menghitung Hari” (KD), dan masih banyak lagi.

Dewiq, the hits maker yang mampu meramu cerita dan emosi menjadi sebuah lagu yang catchy dan mengena di hati. Ayahnya yang kala itu memiliki sebuah stasiun radio membuat Dewiq jatuh cinta pada dunia musik. Tak terhitung lagu hits yang lahir dari tangan dinginnya, seperti “Pelan-pelan Saja” (Kotak), “Sunny” (BCL), “Cinta Di Ujung Jalan” (Agnes Monica), “Berhenti Di Kamu” (Anji).

Dewi Lestari atau lebih dikenal dengan Dee Lestari mengawali karirnya dengan grup trio RSD. Kemudian pada tahun 2001, Dee menerbitkan novel pertamanya, Supernova. Kini sosoknya dikenal tak hanya sebagai penyanyi dan pencipta lagu, namun juga seorang penulis. Dengan kemampuannya meramu kata-kata menarik, Dee menciptakan banyak sekali lagu magis seperti “Firasat” (Marcell), “Malaikat Juga Tahu”, serta “Kali Kedua” (Raisa). (*/bdn)

 

Bagaimana Komentar Kamu?