Peluang Besar Drs. H Asep Syaripudin, M.Si Menuju Kursi DPD RI

 

 

Oleh: Adlan Daie ( Wakil sekretaris PWNU Jawa Barat )

 

BOGORDAILY – Peluang   H.  Asep Syaripudin,  calon anggota  DPD RI  No. Urut 40, sebagai salah satu dari empat calon anggota DPD RI  terpilih dari provinsi Jawa Barat dalam kontestasi pemilu 2019 sangat besar,  bisa menembus  rangking suara kedua atau ke satu, sekurang kurangnya  suara ketiga tertinggi dari seluruh calon anggota DPD RI dari provinsi Jawa Barat. Analisis tersebut terkait peluang besar H. Asep Syaripudin di atas dapat  dibaca dari sudut pandang sebagai berikut :

Pertama, sebagai Pengurus Wilayah NU Jawa Barat dalam periode yang cukup panjang hingga saat ini, H Asep Syaripudin berpeluang besar mengulang sejarah sukses KH. Sopyan Yahya yg  terpilih sebagai  anggota DPD RI pada pemilu 2004 dan terpilih kembali sebagai anggota  DPD RI  pada pemilu 2009 bersama Hj. Ella Giri Komala. Keduanya adalah jajaran pengurus di lingkungan NU  jawa Barat. KH  Sopyan Yahya sebagai  ketua PWNU  Jawa Barat  dan Hj. Ella sebagai ketua Pengurus Wilayah Muslimat Jawa Barat.  Artinya, modal jaringan sosial NU dan  badan otonomnya di Jawa Barat secara elektoral terbukti mampu mengantarkan kader kadernya terpilih menjadi anggota DPD RI. Dari jejak historis inilah  H. Asep Syaripudin  sebagai Pengurus NU Jawa Barat berpeluang besar terpilih menjadi anggota DPD RI dalam kontestasi pemilu 2019, mengikuti jejak KH. Sopyan Yahya dan Hj. Ella  Giri Komala, dua kader NU Jawa Barat yang sukses terpilih sebagai anggota DPD RI sebagaimana dipaparkan diatas.

Kedua, di luar jaringan sosial NU di Jawa Barat  sebagaimana dijelaskan di atas, H. Asep Syaripudin dalam konteks sebagai calon anggota DPD RI dari Provinsi Jawa Barat juga ditopang jaringan struktural organ organ sosial dan profesi lainnya. Posisinya sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Jawa Barat, Ketua Umum DPP  HIPKI, aktif cukup lama di lingkungan KADIN dan  Dekopin makin memperkuat dan memperluas potensi elektoral H. Asep Syaripudin untuk terpilih sebagai  calonn anggota  DPD RI  dalam kontestai pemilu 2019.

Dengan  kekuatan modal jaringan sosial di atas itulah dan belajar dari  dua kader NU Jawa Barat pendahulunya yang sukses terpilih menjadi anggota DPD RI,  penulis sampai pada suatu kesimpulan bahwa H. Asep Syaripudin minimal  dapat meraih potensi elektoral ke satu atau kedua teratas dalam kontestasi pemilu 2019 dari seluruh caleg DPD RI dari provinsi Jawa Barat. Karena itu, menjelang minggu terakhir menuju hari pencoblosan tanggal 17 April.2019 penting  untuk  menjaga komunikasi secara intens dengan seluruh.jaringan NU di Jawa Barat yg sudah kompak dan bergerak baik  struktural maupun kultural serta jaringan organisasi lain.yg tersambung secara sinergis dengan kepentingan bersama baik dari unsur relawan maupun aliansi taktis dengan sejumlah calon anggota legislatif lintas partai untuk mensukseskan H. Asep Syarioudin terpilih menjadi anggota DPD RI dari Povinsi Jawa Barat.

Inilah tantangan besar bagi jajaran tim sukses H. Asep Syaripudin untuk menyempurnakan ikhtiar di sisa waktu yang ada menuju tanggal  17 April 2019 dengan mengintensifkan komunikasi dengan jaringan jaringan yang menjadi modal sosial utamanya sebagaimana dipaparkan di atas dan pada saat yang sama merapatkan barisan para relawan pendukungannya utk serentak bergeralk hingga level level akar rumput massa terbawah. Kerja kerja politiknya harus bergeser dari pola kerja “kerumunan massal” menjadi kekuatan “barisan yang barat” dengan pola kerja yang terstruktur, sistemik, massif dan terukur.

Insyallah dengan selalu mengharap pertolongan Nya sambil menuntaskan ikhtiar ikhtiar penguatan dukungan politik diatas, kita akan menjadi saksi bersama bahwa H. Asep Syaripudin akan terpilih menjadi salah satu anggota DPD RI dari empat calon anggota DPD.RI terpilih dari Provinsi Jawa Barat. Aamiin. (bdn)

 

Bagaimana Komentar Kamu?