Investasi di Kota Bogor, PT BTS Lakukan Peningkatan Infrastruktur Teknologi Jaringan

 

 

BOGORDAILY – Untuk mendukung Kota Bogor sebagai smart city, PT Bali Towerindo Sentra (BTS) melakukan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor terkait peningkatan infrastruktur teknologi jaringan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan kerjasama dengan PT Bali Towerindo Sentra. Perusahaan penyedia infrastruktur menara telekomunikasi ini menyatakan kesiapannya untuk berinvestasi di Kota Bogor dengan membangun tiang microcell sekaligus kabel fiber optik.

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistika dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bogor Firdaus mengatakan, sejak 2017 lalu pihaknya sudah menjajaki kerjasama dengan PT Bali Towerindo Sentra dimulai dengan dibuatnya regulasi hingga saat ini menunggu tahap proses perizinan IMB-nya selesai.

“Jika IMB tiang microcell selesai maka selanjutnya mengurus izin sebaran jaringan galian kabel fiber optiknya. Kalau semua izin sudah ada, baru bisa mulai dibangun,” ujar Firdaus usai audiensi dengan PT Bali Towerindo Sentra bersama Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor, Kamis (16/5/19).

Firdaus menuturkan, keikutsertaan Bali Towerindo untuk berinvestasi di Kota Bogor sangat luar biasa. Karena perusahaan tersebut akan memberikan kontribusi yakni menyediakan CCTV di 100 titik, Wifi gratis dan tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) gratis ke Pemerintah Kota Bogor. Dengan memberikan kontribusi tersebut, meringankan beban Pemerintah Kota Bogor karena tidak mengeluarkan anggaran dari APBD dalam membangun infrastruktur jaringan.

“Ini yang dinamakan kolaborasi yang dilakukan Pemkot Bogor dengan swasta. Jadi tidak hanya mengandalkan anggaran daerah saja. Dengan adanya investor yang mau membantu membangun dan menyiapkan alat, ada kontribusi take and give yang bagus,” jelasnya.

Sementara itu, GM Marketing Bali Towerindo Felix Wira Putera mengatakan, pihaknya sudah banyak bekerjasama dengan beberapa Pemerintah Daerah (Pemda) lainnya terkait pembangunan infrastruktur jaringan. Ia pun sangat berharap izin tiang microcell dan izin penggalian fiber optik bisa cepat keluar agar pembangunan jaringan bisa segera dilaksanakan.

“Ini harus segera beroperasi karena yang kita bangun support untuk 4G dan 5G,” pungkasnya. (humpro :fla/hari/pri/bdn)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *