Ratusan Orang Datangi Pulau Sampah di Perairan Kalibaru Cibinong

  • Whatsapp
kalibaru

BOGOR- Ratusan orang datang membersihkan tumpukan sampah di perairan Kalibaru, Jalan Raya Jakarta-Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, tepatnya di seberang Hotel Taman Cibinong II.

Mulai dari petugas kebersihan dari Kecamatan Cibinong, TNI, hingga warga sekitar. Pantauan di lokasi, Jumat (30/8/2019), pembersihan yang melibatkan banyak pihak ini dilakukan tanpa alat berat.

Read More

Dalam mengangkut sampah di perairan Kalibaru, mereka memakai peralatan seadanya, yakni hanya dengan cangkul, keranjang, dan karung plastik. Tak tampak ada alat berat (ekskavator) di lokasi.

Sampah-sampah di perairan tersebut kemudian diangkut petugas dengan memakai karung dari bawah ke atas. Terlihat pula, sebanyak empat truk diturunkan untuk mengangkut sampah-sampah dari pembersihan kali ini.

Sekretaris Camat (Sekcam) Cibinong Andri Rahman mengatakan, pembersihan sampah di perairan Kalibaru ini merupakan instruksi dari Bupati Bogor Ade Yasin.

“Dilakukan pembersihan perairan Kalibaru dari pukul 08.00 WIB tadi. Ini adalah kedua kalinya dilakukan pembersihan. Pembersihan pertama dilakukan Jumat kemarin (23/8/2019),” katanya saat ditemui wartawan detik.com di lokasi.

Menurut Andri, sampah di perairan Kalibaru akan cepat ditangani dengan alat berat. Namun kata Andri, ekskavator tidak dapat diturunkan untuk membersihkan tumpukan sampah di perairan Kalibaru. Hal ini dikarenakan jarak antara jalan raya dengan perairan, cukup tinggi.

“Jadi kemarin, dilakukan rapat koordinasi untuk membersihkan perairan Kalibaru ini. Tapi ternyata dari rapat itu, belum ditemukan adanya solusi. Baik DLH Kabupaten Bogor, PSDA, PUPR, UPT terkait, tidak dapat memfasilitasi terkait dengan alat,” tutur dia.

Andri menjelaskan, meski tidak ada bantuan alat berat, pembersihan tetap dilakukan. Nantinya, hasil dari pembersihan kali ini, akan dilaporkan ke Bupati Bogor.

Rencananya, Pemkab Bogor akan meminjam alat pembersih ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane. Ia menjelaskan, peminjaman ini akan dilakukan karena BBWS, memiliki alat yang bisa dipakai untuk membersihkan perairan Kalibaru.

“Jadi dengan keterbatasan alat yang dimiliki, dan pemerintah daerah juga keterbatasan (alat). Jadi akan meminta bantuan alat ke balai besar di pusat. Informasi dari PSDA, kemungkinan ada alat yang bisa menjangkau permasalahan seperti ini,” pungkas Andri. (dtk)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *