Ikut Seleksi Tambahan, Balon Kades Beguguran

  • Whatsapp

RUMPIN – Sebanyak 14 orang Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Kades) meramaikan seleksi tambahan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019. Para Balon Kades mengikuti seleksi tambahan, berasal dari Desa Rabak dan Desa Sukamulya, oleh panitia tingkat Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan data yang dihimpun, ke 14 Balon Kades berasal dari 7 Balon Kades Desa Sukamulya, 2 orang dinyatakan tidak lolos menjadi Calon Kades dan 7 balon kades dari Desa Rabak. Seperti halnya di Desa Sukamulya, dua balon kades Kades dari Desa Rabak juga gagal dalam tahapan seleksi.

Read More

“Dari Desa Rabak ada 7 Balon “Pelaksanaan seleksi tambahan diawali seleksi pengalaman berogranisasi, pendidikan, usia dan pengetahuan umum, dari awal kami melaksanakan secara terbuka disaksikan semua calon atau secara pleno dan juga bisa dilihat oleh masyarakat di luar gedung, ” ungkap Plt Camat Rumpin Indra Kurnis, Jumat (13/9/19).

Dijelaskan Indra, setiap desa memiliki 7 Balon Kades. Namun sesuai Perbub Balon Kades yang ditetapkan hanya lima.

“Masing-masing desa dua orang Balon gugur menjadi bakal calon dari bakal calon. Nantinya panitia pilkades pada 13 Septrmber 2019 akan menetapkan ke lima calon tersebut,” jelasnya.

Pada kesempatan itu anggota DPRD Kabupaten Bogor, dapil Rumpin Pusni, yang hadir dalam kehitan itu mengatakan kehadirannya sebagai bentuk kepedulian terhadap agrnda pilkades serentak di Kab. Bogor.

“Alhamdulilah suasana dan situasinya kondusif, semua bakal calon menerima pelaksanakan dan pelaksaannya begitu transparan.

Dari hasil seleksi tambahan itu, tergambar bahwa setiap peserta bisa terlihat kemampuannya. “Prosesnya tidak dadakan. Tahapannya jelas, dari mulai tahapan pertama hingga mulai penandatangan berita acara secara urut dilakukan, “paparnya.

Pusni menambahkan, kepada Calon Kepala Desa harus bisa menjaga situasi yang kondusif, ketika melaksanakan kampanye dan pemilihan kepala Desa, dengan sesuai aturan yang ada jangan saling sikut dan saling tuding, kalau ada ligesit kecil itu biasa, karna namanya kontestasi, dan setelah selesai kita harus kembali sebagai sodara, “pintanya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *