Mobil Rico Ceper Dibobol Maling, lalu Tabrak Mobil Polisi

  • Whatsapp
Foto: Mobil Rico Ceper dibobol maling modus pecah kaca (Dok. Istimewa)

BOGORDAILY – Nasib apes menimpa artis Rico Ceper. Presenter sekaligus penyiar radio itu menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca.

Kemalangan Rico Ceper tidak berhenti sampai situ saja. Mobilnya menabrak mobil anggota Polsek Pondok Aren saat hendak pulang seusai melapor polisi.

Read More

Peristiwa itu dialami Rico Ceper pada Jumat (20/9/19) siang lalu. Awalnya Rico Ceper memarkirkan mobilnya Honda Accord di samping Gereja GKI Maleo Binja.

Rico saat itu parkir mobil untuk melaksanakan salat Jumat. Sekembalinya ke mobilnya, dia mendapati kaca belakang bagian kiri sudah pecah dan kosong melompong.

Tas merek ‘Coach’ yang berisi dokumen berharga serta buku tabungan sudah raib. Anehnya, pelaku tidak mengambil ponsel yang di simpan di mobil tersebut.

“Pelaku ngambil tas milik korban tanpa seizin korban, dan tas berisikan buku agenda harian buku tabungan bank BCA dan BNI. Lanjut korban lapor ke satpam gereja dan satpam gereja melaporkan ke bimasnya,” ujar Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto kepada detikcom, Jumat (20/9/2019).

Dari keterangan Rico, polisi mengatakan korban mengalami kerugian hingga belasan juta. Tidak ada uang yang diambil dari dalam mobil Rico.

“Kerugian atas peristiwa tersebut menurut keterangan korban Rp 14 juta,” ucap Afroni.

Rico Ceper kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Pondok Aren. Tidak lama setelah dimintai keterangan singkat, Rico Ceper kemudian pergi ke parkiran untuk mengambil mobilnya dan pulang.

Namun apesnya, braaakkk!! Mobil Rico Ceper menabrak mobil anggota polisi. Mobil anggota penyok di bagian belakang akibat insiden itu.

“Mobilnya itu mau mundur, terus nabrak mobil anggota. Mungkin dia masih shocked akibat kejadian pencurian itu,” tutur Afroni.

Sementara polisi masih menyelidiki pencurian tersebut. Polisi mencari rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku.

“Di gereja itu ada CCTV, tetapi tidak terjangkau sampai ke TKP,” kata Afroni.

Lebih lanjut Afroni mengimbau masyarakat untuk hati-hati saat memarkirkan mobilnya. Dia mengimbau agar masyarakat tidak meninggalkan barang berharga di mobilnya.

“Kasus pencurian dengan modus pecah kaca ini sudah sering terjadi. Kami mengimbau agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil,” imbuh Afroni.

Afroni mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat memarkirkan mobil. Masyarakat diimbau untuk mencari tempat parkir yang aman dan diawasi oleh petugas parkir. (detikcom/bdn)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *