Anggota Komisi IV DPR RI Hj. Endang Setyawati Thohari, Soroti Tataruang Kota Bogor

  • Whatsapp

BOGORDAILY – Diera 70-han, kawasan Sindangbarang merupakan sentra beras di Kota Bogor. Seiring berjalannya waktu, ledakan jumlah penduduk memicu agresi di bidang properti.

Para pelaku usaha properti terus merangsek mengimbangi laju pertumbuhan penduduk. Celakanya, demi memenuhi ketersediaan lahan, para pengembang banyak menutup saluran irigasi tertier.

Read More

Akibatnya terjadi perubahan zonasi dalam tata ruang wilayah Kota Bogor. Hal itu disampaikan Anggota Komisi IV dari Fraksi Partai Gerindra DPR RI, DR. Ir. Hj. Endang Setyawati Thohari, DESS., M.Sc., saat menghelar sosialisai 4 Pilar MPR RI di Perumahan Baranangsiang Indah, akhir pekan lalu Sabtu, (23/11/2019).

“Sehingga terjadi pergeseran zonasi dari wilayah persawahan atau pertanian menjadi wilayah pemukiman,” kata Endang.

Seharusnya, kata Endang, walikota atau Pemerintah Kota Bogor, menyepakati kondisi tataruang wilayah dengan cara tidak menjadikan semua lahan menjadi kawasan pemukiman.

 

Diakui Endang, perkembangan wilayah tidak bisa dibendung, tapi harus disepakati terlebih dahulu  zonasinya. Daerah-daerah yang subur, kata Endang, harus dijaga keberdaannya. Malah, lanjut Endang, jika memungkinkan dijadikan kawasan agrowisata.

“Tidak semua dijadikan lahan perumahan. Harus ada proteksi terhadap daerah-daerah subur,” Kata Endang.

Pada kesempatan itu, Endang yang juga Ketua Harian Pengurus Pusat Pira, menyarankan walikota atau Pemerintah Kota Bogor, memiliki blue print  atau grand strategi tataruang wilayah.

Di Bogor, terang dia, ada IPB serta beberapa universitas lainnya, Pemkot Bogor bisa bekerjasama dengan para Akademisi, Cendikiawan dan peneliti untuk membuat grand desain tataruang wilayah.

“Sehingga dapat menjaga keseimbangan ruang di wilayah Kota Bogor, Kedaulatan Pangan berbasis potensi lokal” katanya.

Kedaulatan Bangsa Indonesia harus kita pertahankan melalui pemahaman 4 pilar Kebangsaan secara utuh.

“Kedaulatan pangan merupakan salah satu upaya yg mutlak harus dipenuhi untuk merealisasikan empat pilar kebangsaan dari pilar Pancasila, yaitu Kesejahteraan Sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia,” katanya. (dik/bdn)

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *