BPD Cijujung Awasi Proyek Dana Desa

  • Whatsapp

BOGORDAILY – Sejumlah anggota BPD Cijujung dan Muspika Cibungbulang mengawasi proyek pengaspalan jalan di RW 04 Kampung Cikaung Bobojong Desa Cijujung Kecamatan Cibungbulang yang mulai dikerjakan hari ini. Proye ini merupakan salah satu pembangunan yang didanai dari dana desa.

“Saya dan Pak Anyar dari BPD, ditemani aparat muspika kecamatan mengawasi Pembangunan yang didanai dari dana desa, ” kata Anggota BPD Cijujung Miftah Wijaya.

Read More

Meski ikut memantau proyek Pembangunan jalan yang dibiyayai dari dana desa, Miftah belum mengetahui, berapa anggaran yang akan dihabiskan untuk pengaspalan jalan di Kampung Cikaung Bobojong tersebut. Pihaknya, kata Miftah, belum mendapat informasi yang jelas terkait dana desa yang turun ke Desa Cijujung.

“Saya harap desa harus transparan dalam mengelola dana desa.  Kami harus tau proyek apa aja yang akan di danai dana desa,” Kata Miftah.

Deden Rahmanudin, pendamping desa kecamatan Cibungbulang

Sementara itu, Pendamping Desa Kecamatan Cibungbulang Deden Rahmanudin mengatakan, Pembangunan jalan yang sedang di kerjakan di Desa Cijujung adalah berasal dari dana desa tahap dua yang dicairkan beberapa waktu lalu. Untuk Desa Cijujung, pencairan dana desa tahap dua mencapai Rp 400 juta.  Uang tersebut, akan digunakan untuk berbagai kegiatan. Salah satunya pembangunan jalan.

“BPD saya harap mengawasi pembangunan dana desa. Apalagi dalam Setiap proyek dana desa harus terpangpang papan proyek dan prasasti kegiatan. Desa harus menyediakan papan pengumuman APBDes. Karena Kalau tidak ada itu semua. Pemerintah desa bisa di pidana,” Kata Deden.

Deden menjelaskan sejumlah  desa Di Kecamatan Cibungbulang mengalami keterlambatan mencairkan dana desa tahap dua. Namun,  pada beberapa hari yang lalu,  dana tersebut, sudah masuk ke rekening desa,  dan dana tersebut sudah bisa dimamfaatkan oleh pemerintah desa.

“Desa yg terlambat mencairkan dana desa,  diantaranya Desa Cijujung,  Desa Dukuh,Desa Cibatok I, Desa Cibatok II dan Desa Cemplang. Terutama desa yang sedang Pilkades,”  Kata  Deden

Deden menjelaskan, dana desa tahap dua yang terlambat dicairkan tersebut berjumlah 40 persen dari total dana desa yang masuk ke Setiap desa. Sebab,  pada pencairan tahap pertama berjumlah 20 persen, tahap Kedua 40 persen dan tahap ke tiga 40 persen. ” pencairan dana desa untuk tahap tiga bisa dicairkan,  setelah para kepala desa menyampaikan pertanggung jawaban penggunaan dana desa tahap dua,” pungkas Deden. (nanang)

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *