Bupati Bogor Terapkan Metode Digitalisasi Pendidikan

  • Whatsapp

BOGORDAILY – Bupati Bogor Ade Yasin menyepakati penghapusan UN pada 2021, yang diprogramkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI) Nadiem Makarim.

Orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini menegaskan, Pemkab Bogor akan segera melakukan perbaikan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dengan menerapkan metode digitalisasi.

Read More

“Selama ini UN Sudah menjadi masalah besar bagi para siswa di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bogor,” katanya kepada wartawan, usai melaksanakan Rapat Kordinsi dengan SKPD dan para camat se-Kabupaten Bogor, Jumat (13/12/19).

Sejauh ini kata dia, masyarakat menilai bahwa UN selalu menjadi tolak ukur kecerdasan anak serta nilai diakhir masa sekolah.

“Iya kan UN itu bukan jadi jaminan bahwa dia pintar, tetapi kan siswa itu dilihat dari kesehariannya dan justru saat ulangan harian. Rajin apa enggak cerdas apa enggak,” jelasnya.

Oleh sebab itu sebut dia, penghapusan atau pengganti UN tidak menjadi masalah besar asalkan ada pengganti yang lebih baik.

“Iya, saya pikir penghapusan UN tidak jadi masalah asal penggantinya harus menjadi lebih baik. Jadi kecerdasan anak tidak lagi diukur dari UN menurut saya,” ungkapnya.

Dengan dihapuskannya UN lanjut dia, anak-anak sekolah bisa berinovasi dan mengekplorasi kemampuan kognitifnya dalam kegiatan belajar mengajar.

“Jadi saya pikir jam pelajaran akan berkualitas, sarannya pak Mendikbud yang baru ini lebih banyak untuk berinovasi, berkreasi, jangan hanya model-model belajar yang konvensional (hafalan) itu-itu saja. Tapi lebih diorbitkan, dimaksimalkan, dieksplorasi kemampuannya dan itu lebih bagus,” paparnya.

Ia pun sepakat jika acuan untuk mengetahui kualitas mutu pendidikan dinilai dari literasi digital.

Menurut Politisi PPP itu, literasi tidak hanya soal membaca buku tetapi lebih kepada kepekaan terhadap lingkungan dan perkembangan zaman.

“Iya literasi itu kan tidak hanya mengandalkan buku saja tapi bisa digital karena sudah zamannya, semua bahan bacaan ada bahkan mengerjakan PR bisa melalui internet,” tukasnya. (bdn)

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *