Pemkab. Lumajang Kepincut Sitem Mal Pelayanan Publik Pemkot Bogor

  • Whatsapp

BOGORDAILY – Dinilai unggul dalam menerapkan konsep Smart City (Kota Cerdas), Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali mendapat kunjungan studi banding dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ke Balai Kota Bogor, Jalan Ir. H. Juanda, Selasa (10/12/19).

Kehadiran Sekretaris Daerah Kab. Lumajang, Agus Priyono disambut Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, Asisten Pemerintah dan dinas terkait. Pada kesempatan itu Sekda. Lumajang menjelaskan, Kabupaten Lumajang ingin silaturahmi sekaligus belajar dengan Pemerintah Kota Bogor terkait keinginan Pemkab. Lumajang penerapan teknologi informasi seperti yang terdapat dalam konsep Smart City.

Read More

Diakui Agus, saat ini pihaknya memiliki obsesi untuk menerapkan teknologi informasi sperti yang ada di Kota Bogor.

“Kami yakinapa yang dilakukan Pemkot Bogor dapat diaplikasikan di Kabupaten Lumajang. Tak hanya itu, pihaknya juga ingin belajar bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” papar Agus.

Agus menjelaskan Kota Bogor dinilai berhasil membangkitkan partisipasi membayar pajak dari masyarakat. Karena itu pihaknya akan modifikasi serta menyesuaikan dengan karakteristik di Lumajang.

“Salah satu teknologi informasi yang juga akan ditiru yakni Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor. Kami sudah merencanakan MPP di Kabupaten Lumajang sembari menyiapkan sarana prasarana MPP,” kata Agus.

Ia optimis Kabupaten Lumajang bisa seperti Kota Bogor yang sudah berlari jauh dibandingkan Kabupaten Lumajang,

“Sejak dua tahun ini kami punya obsesi meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Lumajang dengan Teknologi Informasi agar masyarakat bisa mudah mendapatkan pelayan publik ,” katanya.

Di tempat yang sama, Asisten Pemerintahan Setda Kota Bogor, Hanafi menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Lumajang ingin melihat proses pengembangan Teknologi Informasi di Kota Bogor , yakni dari komitmen pimpinan, komitmen dan konsekwen pimpinan untuk mengembangkan sesuatu, otomatis para ASN-nya harus mendukung secara teknis.

“Begitu juga di Lumajang pimpinannya luar biasa mau mengembangkan sesuai dengan kemampuan mereka, sehingga yang dicita-citakan tercapai,” imbuhnya.

Ia menambahkan, sejauh ini penerapan Smart City Kabupaten Lumajang baru CCTV untuk mengawasi sapi. Tak ayal, MPP pun menjadi salah satu peningkatan Smart City di Kabupaten Lumajang. Dan mungkin MPP di Kabupaten Lumajan harus lebih satu karena wilayahnya yang luas.

“Pemerintah daerah memang perlu mengadakan benchmark ke daerah lain supaya ada masukan untuk mencapai visi misi pemerintah daerah,” pungkasnya. (Ii/bdn)

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *