Ridwan Kamil Beri Dua Opsi untuk Korban Bencana di Kabupaten Bogor

  • Whatsapp

BOGORDAILY – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kami, menyebutkan terdapat 15 titik yang akan dijadikan tempat relokasi warga korban longsor dan banjir di Kabupaten Bogor.

Hal itupun diungkapkan RK sapaan akrabnya saat meninjau lokasi longsor dan banjir bandang pada awal tahun 2020 di Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya.

Read More

Disampaikan RK, ke 15 titik itu tersebar ditiga wilayah meliputi lima lokasi di Tanah PTPN VIII Cikasungka seluas 20,48 hektare, delapan lokasi di tanah perusahaan bukan milik PTPN VIII seluas 59,5 hektare, serta dua lokasi di tanah milik warga dengan luas 1,72 hektare.

“Total kebutuhan lahan relokasi mencapai 81,7 hektare,” katanya kepada wartawan dilokasi, Selasa (28/1/20).

Dalam kunjungannya ke Desa Pasir Madang RK, menawarkan dua opsi yang bisa menjadi bahan pertimbangan bagi warga korban longsor.

Opsi pertama, warga tetap bisa tinggal di Desa Pasir Madang dengan syarat ada hasil kajian dari ahli geologi yang menyatakan bahwa, desa tersebut aman dijadikan lokasi hunian.

Sementara, opsi kedua adalah merelokasi warga ke tempat aman yang jaraknya sekitar 15 km dari Desa Pasir Madang.

“Jadi, ada dua opsi hari ini, (pertama) tetap di sini tapi harus dicek dulu oleh ahli (geologi). Opsi kedua, sebenarnya lebih kami sukai, karena memindahkan (relokasi) tidak terpencar-pencar, langsung semuanya di lokasi yang sama,” ucap Emil.

Emil pun berharap, warga segera memutuskan dari dua opsi tersebut sehingga di awal Februari bisa dilakukan pembangunan tempat relokasi.

“Pemerintah pun akan menjamin warga yang direlokasi baik dari sisi hunian maupun mata pencaharian,” tukasnya. (andi/bdn)

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *