Spanduk Bertuliskan ‘Siapkan Garasinya Dulu Baru Beli Mobil’ Menjamur di Harapan Jaya

  • Whatsapp
Spanduk ini sukses menertibkan para pemilik kendaraan rda empat supaya tidak parkir sembarangan.

BOGORDAILY- Menegur para pemilik kendaraan yang memarkir mobilnya di tepi jalan lingkungan, memicu pemasangan spanduk “nyinyir” di Kampung Bulak Macan RW 022, Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara, pekan ini.

Spanduk bertuliskan “Siapkan Garasinya Dulu Baru Beli Mobil, Jalan Kampung Adalah Milik Warga Bro, Bukan Garasi Mobil Pribadimu, Jangan Rampas Hak Jalan Untuk Orang Lain” terasa nyeleneh.

Read More

Tulisan pada spanduk langsung menunjuk hidung para pemilik kendaraan yang tidak memiliki lahan parkir, serta menjadikan jalan depan rumahnya sebagai garasi.

“Bagus juga itu spanduk, biar mereka ngerti,” ujar Siswoyo, 40, warga setempat.

Dedi Haryadi, Ketua RW 022 Kelurahan Harapan Jaya, membenarkan spanduk yang dipasang di wilayahnya, atas persetujuan para ketua RT, “Spanduk itu dipasang setelah warga mengeluh jalan sempit karena dipakai parkir kendaraan,” jelas Dedi Haryadi, Kamis (16/01/20).

Dedi menjelaskan, spanduk berukuran 1 x 3,5 meter itu itu terpasang di 14 titik dari 12 RT yang ada di wilayah RW 022. Awalnya, banyak warga yang keberatan atas larangan itu. Bahkan, para ketua RT juga sempat berunding soal pemasangan spanduk.

“Selain ada ketua RT merasa tidak enak dengan warganya, juga beberapa warga pemilik kendaraan merasa keberatan atas larangan parkir,” jelas Dedi, sambil mengatakan, saat ini semuanya mempunyai kesadaran masing-masing,” ujar dia.

Sebelum dipasang spanduk, pengurus RW 022 sudah membuat selebaran kepada warganya agar tidak memarkirkan kendaraan di jalan lingkungan. Namun, selebaran edaran itu tak diindahkan hingga berujung pemasangan spanduk.

Dedi memaksakan pemasangan spanduk itu hingga warga yang mempunyai kendaraan roda empat dan memarkirkan di jalan lingkungan tidak memarkir kendaraannya di tepi jalan. Ia menegaskan kondisi itu sangat mengganggu mengganggu warga lain. Apalagi, lebar jalan disana hanya 3,5 meter.

“Dilihat secara kasat mata, kebijakan ini berhasil. Tidak ada mobil lagi yang terparkir di jalanan seperti dulu, meskipun rata-rata warga memiliki 1-2 mobil,” imbuhnya.

Sedangkan Siswoyo, warga di RT 004/022, mendukung program dari ketua RW dengan memasang spanduk larangan kendaraan parkir di jalan. Siswoyo menggambarkan jika dulu jalan lingkungannya sangat tidak teratur akibat banyak mobil terparkir sembarang.

“Terkesan kumuh dan semerawut, terutama jika ada mobil sampah beroperasi. Jadi susah masuk,” kata Siswoyo. Namun saat ini menurut Siswoyo petugas kebersihan jika mau ambil sampah mudah dan tidak terhalang dengan mobil yang parkir sembarangan,” katanya. (Mulyadi)

 

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *