Terlibat Tawuran, Ini Ancaman Walikota untuk Sekolah

  • Whatsapp

BOGOR DAILY – Banyaknya kasus tawuran di Kota Hujan membuat Walikota Bogor, Bima Arya, mengancam akan memberhentikan siswa yang terlibat dan akan memberhentikan penerimaan siswa baru di sekolah yang selalu menjadi langganan tawuran tersebut.

Tidak hanya itu saja, dirinya juga akan
mempertimbangkan sejumlah sanksi untuk diajukan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).

Read More

“Opsi itu kita serahkan ke kepada KCD (Kantor Cabang Dinas) Provinsi bukan ditutup (sekolahnya) tetapi ada jangka waktu menerima siswa selama satu tahun dulu kan bisa begitu,” tegas Bima Arya tersebut, kepada Bogordaily.net.

Bima menuturkan, Pemkot Bogor tak memiliki kewenangan untuk menjatuhkan sanksi secara langsung kepada SMA dan SMK di Kota Bogor. Pasalnya, sekolah tersebut merupakan kewenangan Pemprov Jabar.

“Kita berharap ada tindakan tegas, sanksinya macam-macam bisa di stop bantuannya, bisa kemudian ada konsekuensi administrasi yang lain dan ada pembinaan khusus,” jelas Bima.

Pemerintah Kota Bogor juga sudah mengantongi data siswa sekolah yang seringkali terlibat tawuran di Kota Bogor. Karena itu, dia menyatakan akan terus meningkatkan keamanan dan menegakkan Peraturan Daerah (Perda) No. 8 tahun 2006 tentang Ketertiban Umum (Tibum).

“Saya kira ada belasan yang menjadi atensi khusus, itu rata rata SMK, rata-rata swasta dan ada juga negeri,” tukasnya. (Andi).

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *