Pemilik Usaha Tak Nurut Protokol Kesehatan, Emil Ancam Tutup Tempat Wisata

  • Whatsapp

BOGOR DAILY – Khawatir adanya penambahan klaster baru selama libur panjang akhir Oktober ini, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (Emil) mengancam akan menutup paksa pengusaha destinasi wisata apabila tidak mengikuti aturan baru, yakni hanya menerima 50 persen pengenjung dari kapasitas tempat.

Aturan tersebut diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengenai menjelang libur panjang cuti bersama yang mulai dilaksanakan besok, Rabu, 28 Oktober 2020 hingga 1 November 2020.

Read More

Dalam aturat itu Emil mengingatkan, pengelola destinasi wisata agar senantiasa menjaga komitmen dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau janjinya 50 persen (pengunjung dari total kapasitas), tolong dijaga komitmen itu,” kata

Ia menegaskan, akan meminta pengelola destinasi wisata memberlakukan protokol kesehatan secara ketat, terutama dalam hal pembatasan jumlah pengunjung sebesar 50 persen dari total kapasitas.

Selain itu, kata dia, peningkatan keamanan juga diberlakukan di pintu keluar-masuk Jabar, seperti jalan tol.

Untuk pengetesan Covid-19 dengan rapid test juga akan digelar acak dan mereka yang memiliki hasil reaktif akan langsung menjalani swab test.

“Jadi jangan kaget nanti akan diberhentikan secara baik-baik dan sopan oleh kami dan kepolisian untuk dites,” ujarnya.

Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Provinsi Jawa Barat itu mengharapkan tidak adanya pelaku perjalanan yang terkonfirmasi positif.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika ditemukan maka pola pengetesan di ruas jalan dan area wisata akan disempurnakan.

Untuk menerapkan protokol kesehatan, para pengelola destinasi wisata wajib menggunakan aturan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *