Selain Proyek Jurassic Park, Bintang Emon Menyindir Anak yang Dipaksa Masuk Politik

  • Whatsapp

BOGORDAILY – Bintang Emon dikenal sebagai komika yang lantang menyuarakan pendapatnya. Kini, ia menyindir seorang anak yang masuk ke dunia politik.

Awalnya, Bintang Emon bersuara mengenai Proyek Jurassic Park Pulau Komodo. Saat itu, ia diserang beberapa netizen yang menyebutnya sok berbicara mengenai dunia politik.

Read More

Menurut Bintang Emon, bersuara mengenai politik tidak ada salahnya. Ia kemudian menyindir seseorang yang dipaksa masuk politik oleh orang tuanya.

“Anak kecil sok tau banget ngomongin soal politik,” kicau Bintang Emon menirukan komentar netizen kepadanya.

“Lah mending gua cuma ngomongin. Noh anak lu, dipaksain banget masuk politik,” lanjut komika itu.

Sebelumnya, Bintang Emon bersuara mengenai Pulau Komodo yang sedang viral. Ia merasa proyek tersebut cuma akan menguntungkan investor saja.

Bintang Emon komentar novel baswedan

Belum cukup, Bintang Emon juga mengatakan penduduk lokal nantinya akan mendapatkan upah sebagai buruh.

“Ambil aja bos semuanya, duitin aja semuanya. Pulau Komodo, bikin bangunan yang akan buat kaya investor yang nggak tahu orang mana tuh,” kicaunya pada Senin (26/10/2020).

“Orang lokal biarin dapat duit dari kerja kasar aja. Ayo kerja, kerja, kerja,” imbuhnya menyindir.

Bintang Emon juga mengibaratkan komodo sebagai hewan yang tidak bisa protes saat habitatnya diusik.

“Komodo yang nggak ngelawan penguasa aja rumahnya digusur. Apalagi kamu, hey,” ungkapnya.

Hindari Jerat UU ITE

Bintang Emon merasa tidak takut bersuara meski ada UU ITE yang kerap jadi momok bagi para kritisi. Menurutnya ada celah agar terhindar dari jerat hukum saat mengkritik sesuatu di Indonesia.

“Jangan takut tapi harus hati-hati karena di situ ada UU ITE. Nah, kalo mau aman dari UU ITE jangan sebut nama, jangan sebut instansi, jangan tampilin visual, jangan bersuara, ya emang itu sih yang paling…. Bercanda, Indonesia kan negaranya demokrasi. Kebebasan bicara kita kan dijamin lo, aman, bener!” tuturnya.

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *