Kepala Daerah di Jawa Barat Yang Pernah Positif COVID-19

  • Whatsapp

BOGORDAILY -Virus Corona bisa menulari siapa saja tanpa pandang bulu, termasuk kepala daerah di Jabar yang memimpin penanganan COVID-19 di wilayah kabupaten/kota masing-masing. Hingga Kamis, 19 November 2020 setidaknya ada empat kepala daerah yang terkonfirmasi COVID-19. Siapa saja mereka?

Wali Kota Bogor Bima Arya

Read More

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto merupakan kepala daerah pertama di Jawa Barat yang positif terinfeksi virus Corona (COVID-19). Ia dinyatakan positif Corona setelah menerima hasil tes swab kemarin (19/3) sore.

“Pada hari Kamis sore, kemarin tanggal 19 Maret 2020, Wali Kota Bogor Bima Arya, telah menerima hasil tes swab yang menunjukkan positif COVID-19,” ujar plt Kadinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keteranganya, Jumat (20/3/2020).

Sri mengatakan tes SWAB tersebut dilakukan di Rumah Sakit Bogor Senior. “Tes sendiri dilaksanakan pada Selasa 17 Maret 2020 oleh RS Bogor Senior Hospital,” kata Sri.

Sebelumnya, Bima Arya sempat menyandang status sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona. Ia berstatus ODP setelah sempat pergi ke Turki dan Azerbaijan selama delapan hari.

Setelah menjalani isolasi di rumah selama sepakan di rumah, Bima Arya pun dinyatakan sembuh.

“Bagi Saudara-saudara yang masih terpapar COVID-19, tetap optimistis, positive thinking. Dengan kekuatan mental kita, dengan keimanan kita, insyaallah kita bisa lalui ini,” kata Bima Arya.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana diketahui terkonfirmasi COVID-19. Ia pun mengumumkan hasil tes swabnya melalui akun Instagram pribadinya pada pertengahan Maret lalu.

“Saya sendiri pun yang nggak bergejala, dinyatakan positif,” ucap Cellica dalam videonya itu sebagaimana dilihat detikcom, Selasa (24/3/2020).

Sebelumnya, Cellica menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat di Hotel Swiss Bell Inn, Kabupaten Karawang pada 9 Maret 2020. Dalam acara tersebut, muncul klaster HIPMI, yang merupakan klaster pertama yang teridentifikasi di Jabar.

Usai menjalani isolasi, Cellica pun menyatakan hasil swab keduanya yang menunjukkan negatif dari virus Corona.

“Hari ini, Senin tanggal 13 April 2020 tadi siang menjelang sore, kami mendapatkan informasi bahwa hasil swab kedua dari saya. Alhamdullilah dinyatakan negatif oleh Balitbang Kemenkes,” kata Cellica.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana

Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana merupakan kepala daerah kedua di Jabar yang terkonfirmasi COVID-19. Kabar tersebut disampaikan secara langsung oleh Yana melalui akun Instagram pribadinya.

Kondisi kesehatan Yana Mulyana memang sempat menjadi pertanyaan sejumlah pihak. Pasalnya, sudah cukup lama orang nomor dua di Kota Bandung ini sempat tidak muncul di depan publik.

“Saya Yana Mulyana, Wakil Wali Kota Bandung, setelah mengalami demam dan melakukan tes Corona COVID-19 beberapa hari lalu dan hari ini hasilnya telah keluar, dinyatakan saya positif Corona COVID-19,” ujarnya dengan napas tersengal-sengal, Senin (23/3/2020).

Yana pun masuk ke dalam klaster Musda Hipmi di Karawang, bersama dengan Cellica. Ia pun kemudian menjalani isolasi selama lebih dari 10 hari di RS Hasan Sadikin Bandung.

“Alhamdulillah setelah sekian lama saya diisolasi karena positif Covid-19, hari ini hasil swab test yang kedua saya telah dinyatakan negatif,” kata Yana dalam video yang diupload di Instagram nya, Jumat, (27/3/2020).

Yana mengungkapkan, bukan hal mudah baginya untuk menempuh masa isolasi setelah dinyatakan positif corona.

Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin

Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin positif COVID-19. Ia menyampaikan kabar tersebut melalui keterangan tertulis.

“Warga Kabupaten Bogor yang saya cintai, di tengah padatnya aktivitas yang saya jalani, saya rutin melakukan pemeriksaan reguler dengan swab test. Hasil terakhir, saya dinyatakan positif COVID-19,” kata Ade, Rabu (18/11/2020).

Ade meminta warga Kabupaten Bogor untuk tetap mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari COVID-19. “Saya berpesan kepada semuanya, COVID-19 bisa mengenai siapa saja. Tetap patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan hand sanitizer/sabun, serta perkuat daya tahan atau imunitas tubuh kita,” ujarnya.

“Oleh karena itu, mohon doa dan dukungannya agar saya segera pulih dan bisa kembali melakukan aktifitas seperti biasa. Tak lupa saya pun mendoakan kepada seluruh warga Kabupaten Bogor agar selalu diberikan kesehatan dan terhindar dari virus COVID-19,” kata Ade menambahkan.

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *