Misteri Ojek Online Tersasar di Hutan Jati Gunungkidul

Menu

Mode Gelap
Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022 Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022

Kisah Misteri · 11 Agu 2022 19:55 WIB

Misteri Ojek Online Tersasar di Hutan Jati Gunungkidul, Terdengan Suara Rintihan


 Misteri di Hutan Jati Gunungkidul, Yogyakarta. (aktualindonesia/Bogordaily.net) Perbesar

Misteri di Hutan Jati Gunungkidul, Yogyakarta. (aktualindonesia/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Cerita mistis dialami oleh seorang pengemudi ojek online atau ojol. Sang pengemudi ojek online ini, tersarar di hutan jati Gunungkidul.

Kisah horor itu terjadi kala ia melewati kawasan hutan jati di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. Cerita mistis tersebut diceritakan oleh pengguna Twitter @Wakhidnurrokim baru-baru ini.

” Suara rintihan itu menandakan jika dia akan menampakkan wujudnya padamu, ingin sejauh apa kamu berlari, kamu akan tetap ada di hutan ini sampai pagi!” tulisnya mengawali thread horor, dikutip Urbanasia, Kamis, 11 Agusutus 2022.

Singkat cerita, Herman biasanya berangkat untuk mencari penumpang, sekitar pukul 22.00 hingga 23.00 WIB. Malam itu, Herman yang mangkal di Babarsari, ternyata ada pelanggan di sekitar bawah jembatan layang Janti.

Herman pun langsung mengambil orderan tersebut dan bersiap menuju lokasi penjemputan.

“Mbak Lia, ya?” kata Herman kepada wanita tersebut seraya menyodorkan helmnya.

“Ini tujuannya sesuai aplikasi ya, Mbak? Atau mbak punya jalan alternatif lain?” lanjut Herman.

“Iya, Mas,” jawab wanita itu.

“Mbak, ini beneran tujuannya ke Wonosari?” tanya Herman.

“Iya Mas, benar,” jawab wanita itu.

Kala itu waktu menunjukkan pukul 23.30 WIB. Herman pun memastikan pelanggannya tidak salah tujuan.

“Tolong pegangan sedikit kencang ya mbak, saya mau sedikit ngebut ini biar nantinya tidak terlalu malam di jalan,” kata Herman.

“Ya, Mas,” jawab wanita itu.

Tepat pukul 00.00 malam, tanpa Herman sadari ia sudah memasuki kawasan Alas Jati. Malam itu jalanan benar-benar sepi, Herman sudah memiliki firasat yang tidak baik.

Tak lama Herman mendengar suara seperti rintihan kuda, namun semakin lama suara itu menjadi semakin jelas. Ia juga mendengar suara tertawa perempuan.

“Mbak, kamu dengar suara tadi itu tidak?” tanya Herman.

“Iya Mas, arahnya dari sebelah kanan kan?” balas penumoang Herman.

“Mbak, ini jalannya yang mana?” kata Herman yang kebingungan ketika melihat jalan yang bercabang dan tak ada di peta ponselnya.

“Ambil jalan yang setapak tanah Mas, jangan yang sebelah kiri, itu jalan menuju makam desa sini,” jawab penumpangnya.

Usai memasuki kawasan desa, Herman langsung segar kembali dan tak merinding lagi. Sampailah mereka di rumah sang penumpang.

“Terima kasih ya, Mas,” kata wanita itu sembari menyodorkan selembar uang Rp 100.000.

Saat ingin pulang, Herman pun takut untuk kembali melewati hutan jati itu. Namun sayangnya hutan jati menjadi satu-satunya jalan alternatif.

Saat berjalan, tiba-tiba motor yang sedang dikendarai Herman terasa berat, seolah ada sesuatu yang menahan motornya itu dan terus melanjutkan perjalanannya.

Tak berselang lama Herman menemukan pertigaan lagi, namun bedanya kali ini salah satu jalannya adalah jalan tanah yang tampaknya ini bukanlah jalur yang biasa dilewati oleh kendaraan. Ia pun langsung memilih jalan aspal dan meneruskan perjalanannya untuk kembali ke Kota Yogyakarta.

“Hi…hi…hi…” suara rintihan lirih wanita terdengar kembali.

Herman semakin merasa tak enak, karena sudah berada di hutan itu hampir dua jam bahkan sudah melewati jalan yang sama beberapa kali.

Herman tiba di area persawahan. Tak jauh dari area persawahan itu, terdapat jembatan kecil, dan di sana ada siluet sesorang yang sedang duduk di atas jembatan itu.

“Permisi Pak mau tanya,” tanya Herman.

“Oh ya, gimana, Nak,” jawab bapak.

“Maaf Pak, mau tanya kalau jalan menuju ke kota itu sebelah mana ya?” tanya Herman lagi.

Pria tersebut memakai baju berkerah dengan kancing yang tak dikaitkan. Membuat dada bapak itu terlihat mesti hanya sedikit karena gelapnya malam.

Namun, anehnya ketika Herman bertanya dengan bapak ini, ia hanya menunduk.

“Begini Nak, rezeki itu sudah ada yang mengatur, kamu bekerja keras itu tidak salah tapi kamu juga harus tahu waktu yang tepat di mana kamu harus bekerja keras. Rezeki itu mau kamu kejar bagaimana pun caranya jika itu bukan rezekimu, itu tak akan pernah kamu gapai, begitupun sebaliknya. Sudah sekarang kamu mengikuti jalan tengah sawah ini saja, tidak usah melihat ke belakang sampai kamu nanti bertemu jalan raya,” beber Bapak itu.

Herman langsung berpamitan, namun ia tak sengaja menengok ke belakang, ia langsung kaget ketika yang dilihat saat itu ternyata bukanlah jalan, tetapi hutan jati.

Di sana pula terlihat sosok perempuan dengan pakaian putih lusuh tengah berdiri di bawah pohon jati sambil tersenyum menyeringai ke arah Herman.

Pandangan Herman tiba-tiba menjadi gelap, dan ia pun tak sadarkan diri.(*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Bucin Setengah Mati! Ini Ciri-ciri Orang Kena Pelet Semar Mesem

29 September 2022 - 12:29 WIB

Kisah Mistis Situ Gintung, Buaya Putih Meminta Tumbal

28 September 2022 - 20:27 WIB

Kisah Mistis Situ Gintung

Seram! Kisah Horor Pria Diganggu Makhluk Halus Kiriman Mantan Pacar Istri

28 September 2022 - 19:08 WIB

Kisah Mistis Kerajaan Gaib di Gunung Sangkur

27 September 2022 - 15:25 WIB

Rasakan Malam Erotis, Wanita Ini Siap Nikah dengan Kekasih Hantunya

26 September 2022 - 09:07 WIB

Terowongan Casablanca Bekas Kuburan Massal, Kalau Lewat Klakson 3 Kali

25 September 2022 - 20:16 WIB

terowongan Casablanca
Trending di Kisah Misteri