BARAT

Ini permintaan Warga Dramaga Ke Achmad Farial

Ini permintaan Warga Dramaga Ke Achmad Farial

BARAT
BOGOR DAILY – Anggota Komisi VII dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Farial, menghelat sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Kegiatan yang dihadiri masyarakat serta kader partai, berlangsung di Aula Villa Insan Mandiri Dramaga Pratama, Kec. Ciampea Kab. Bogor, Rabu (5/9). Pada kesempatah itu setelah menyampaikan 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, Achmaf Farial lebih banyak menyerap aspirasi masyarakat serta kader yang hadir. Kepada anggota dewan dari Dapil 4 itu, masyarakat bayak mengeluhkan mengenai masih banyak yang belum memiliki akte kelahiran. Karenanya pada kesempatan itu Achmaf Farial berjanji akan membatu supaya masyarakat yang belum memiliki akte kelahiran, agar segera dapat memilikinya. “Kalau ada biaya, nanti pak Farial yang akan
Membahayakan, Satpol PP Beredel Spanduk Bodong

Membahayakan, Satpol PP Beredel Spanduk Bodong

BARAT
Bogor Daily - Satuan Polisi Penegak Perda (Pol PP) Kecamatan Ciampea terus berupaya menegakkan perda di wilayahnya, tak terkecuali terkait pemasangan atribut yang melanggar aturan. Salah satunya dengan me­nertibkan spanduk tak berizin alias bodong di sepanjang ruas Jalan Ci­ampea. Kepala Unit (Kanit) Pol PP Ciampea, Dudung Solihin, memaparkan, pe­nertiban akan terus dilakukan sepan­jang para pengusaha yang memasang spanduk iklan di wilayah Ciampea melanggar aturan. “Kami akan copot spanduk tak berizin atau yang sudah kedaluwarsa,” ujarnya. Hari ini (kemarin, red), lanjut dia, anggotanya telah mencopot 15 span­duk di jalan protokol. Antara lain Jalan Cicadas, Bojongjengkol dan Pasar Ciampea. Tak hanya menertibkan spanduk liar, pihaknya juga akan me­manggil pengusaha pemilik spanduk untu
RATUSAN PESERTA MTQ GELAR PAWAI TAARUF

RATUSAN PESERTA MTQ GELAR PAWAI TAARUF

BARAT
Bogor Daily - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Su­kajaya dimeriahkan Pawai Taaruf. Pawai sendiri dimulai di Lapangan Cipatat, Desa Kiarapandak, dengan finis di Kampung Pasirwalang. Se­dangkan acara Lomba MTQ dan Ma­rawis digelar di halaman kantor Desa Kiarapandak. Kegiatan kali ini berbeda dari bia­sanya. Peserta dari tingkat SD, SMP, MTs, SMK dan SMA maupun pesantren ikut serta dengan diiringi lantunan selawat dan kasidah. Pawai taaruf bertambah meriah karena dihadiri Muspika Sukajaya, Paguyuban Ke­pala Desa, Pejabat Kantor Urusan Agama dan ulama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Camat Sukajaya, Zainandi, menga­takan, kegiatan MTQ ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilakukan. ”Sebelum pembukaan kita adakan Pawai Taaruf yang diikuti sebelas desa dan pondok pesan
Diduga Bodong, Galian C Resahkan Warga Cibeber

Diduga Bodong, Galian C Resahkan Warga Cibeber

BARAT
Bogor Daily - Warga Kampung Ci­beber, Desa Cibeber 1, mengaku resah dengan adanya aktivitas penambangan galian C tanah merah dan teras di Gu­nung Sodong, Desa Leuwiliang, Keca­matan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Warga meminta Pemerintah Kecamatan Leuwiliang maupun Pemerintah Kabu­paten (Pemkab) Pemkab Bogor turun langsung untuk mengecek keberadaan galian C tersebut. Warga sekitar, Yuyun (43), mengung­kapkan warga khawatir dengan adanya galian C yang diduga tidak memiliki izin galian liar tersebut. Warga resah aktivi­tas pertambangan tanah merah dan teras itu bisa merusak ekosistem alam di sekitar galian. Tak hanya itu, tanah merah dan batu teras yang diangkut menggunakan kendaraan besar jelas sangat mengganggu warga. ”Warga sangat diresahkan oleh pulu­han armada truk besar yang setiap h
Turap dibangun, Warga Ciampea Udik Girang

Turap dibangun, Warga Ciampea Udik Girang

BARAT, BOGOR AREA
BOGOR DAILY -  Warga Kebonkopi, RW 02, Desa Ciampeaudik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, merasa senang dengan dibangunnya turap bahu jalan. Sebab, keberadaan turap tersebut sangat penting dan bisa me­nahan luapan air ke bahu jalan yang selalu terjadi di musim penghujan. Ketua RW 02, Kampung Kebonkopi, Agus, berterima kasih kepada Pemerin­tah Desa (Pemdes) Ciampeaudik ka­rena telah memperhatikan pembangu­nan di wilayahnya. “Kami berterima kasih kepada Pemdes Ciampeaudik karena sudah memperhatikan kon­disi kampung. Itu dibuktikan pemerin­tah setempat dengan membangun turap ke ruas jalan desa di wilayah kami,” bebernya. Setelah puluhan tahun, lanjut dia, akhirnya bahu jalan Kampung Kebonkopi ini diperbaiki. Padahal, ini merupakan akses lintas desa. Sementara itu, Kepala Desa (Ka
Asyik, Gedung Sdn Kampung Tengah Segera DiRelokasi

Asyik, Gedung Sdn Kampung Tengah Segera DiRelokasi

BARAT
BDN - Gedung SDN Kampung Tengah, Desa Pura­seda, Kecamatan Leuwiliang yang porak-poranda akibat dihantam banjir bandang pada Oktober 2017 hingga kini belum juga ada kejelasan kapan se­kolah itu akan dibangun. Menurut pengajar SDN Kam­pung Tengah, Edi Mulyadi, perencanaan pembangunan gedung SDN Kampung Tengah hingga kini masih nihil. “Akibat hantaman banjir bandang, bangunan sekolah pun luluh lantak. Dari enam ruang kelas, dua bangunan tidak bisa di­fungsikan. Terpaksa, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa kelas 2 dan 3 harus disekat,” katanya. Meski sudah dipasang bron­jong penahan air, tidak banyak membantu. Akibatnya, jika cuaca mendung, sebanyak 116 siswa dipulangkan lebih awal. “Kalau sudah mendung dan mau hujan, siswa pulang lebih awal,” bebernya. Di tempat yang sama, seorang pe
Bareng Warga Pemdes Kiarasari Tanam 3.000 Pohon

Bareng Warga Pemdes Kiarasari Tanam 3.000 Pohon

BARAT
BDN - Pemerintah Desa (Pem­des) Kiarasari, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, merupakan salah satu desa yang berada di lereng Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Ke­beradaannya menjadi penyuplai ke­butuhan air di empat kampung, an­tara lain Kampung Cibuluh, Pasiripis, Pasirbendera dan Cipeundeuy. Ada sekitar 2.750 jiwa yang memanfaatkan mata air di kawasan tersebut. Lantaran kesadaran menjaga mata air menjadi kebutuhan, Pemdes Kiarasari bekerja sama dengan PT Antam Tbk menanam sedikitnya 3.000 pohon endemis. Kepala Desa (Kades) Kiarasari Nuro­din Nurhawan memaparkan, penyelama­tan lingkungan tersebut merupakan komitmen yang menjadi program pemerintah desa. Kegiatan yang me­libatkan 300 Kepala Keluarga (KK) tersebut menjadi bentuk nyata dalam program ‘Penanaman Massal di Hulu Cai’. “I
Warga Tuntut Pengembang Lunasi Pembayaran Tanah

Warga Tuntut Pengembang Lunasi Pembayaran Tanah

BARAT
BDN - Puluhan warga Kampung Paku Pasir, Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng menuntut lahan yang sudah digarap pihak PT. Bintang 16, untuk segera dilunasi pembayarannya. Bahkan sejumlah warga mengancam kalau segera di­bayar akan menghentikan kegiatan yang di lakukan pihak perusahaan tersebut. Ketua LSM Gerakan Nasional Paja­jaran (Gempar) Sambas Alamsyah memaparkan, kegiatan tersebut terin­dikasi penyerobotan lahan. Sebab lahan yang kini tengah dalam peng­erjaan PT. Bintang 16 belum dibayar secara keseluruhan. “Warga hanya menuntut hak mereka, perusahaan sudah melakukan aktivitas pemera­taan tanah, tapi belum ada pelunasan, ini ada indikasi penyerobotan,” be­bernya. Untuk itu, sambung Sambas, perte­muan bersama warga hari ini membe­rikan batas waktu kepada pihak peru­sahaan untuk melunas
Anak-anak Jalanan di Leuwiliang Ditangkap

Anak-anak Jalanan di Leuwiliang Ditangkap

BARAT, BOGOR AREA
BOGOR DAILY- Sebelas Penyandang Ma­salah Kesejahteraan Sosial (PMKS), di anta­ranya tiga anak jalanan (anjal), empat peng­amen dan empat pengemis, berhasil diciduk Dinas Sosial Kabupaten Bogor dan Muspika Leuwiliang saat operasi di sepanjang Jalan Raya Leuwiliang, kemarin. Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial, Tuna So­sial dan Perdagangan Orang, Buchori Mus­lim menuturkan, dinas sosial telah memben­tuk satuan petugas (satgas) penjangkauan untuk membantu menertibkan PMKS. Dalam operasi tersebut, sebelas PMKS yang biasa nongkrong di sepanjang Jalan Raya Leuwiliang dibawa ke kantor kecamatan guna didata. “Operasi hari ini mendapatkan sebelas PMKS,” katanya. Mereka yang diamankan petugas, sam­bungnya, akan dikembalikan kepada orang tuanya. Meskipun mereka benar-benar te­lantar dan tidak m
Cuitan Warga Dramaga Ini Bikin Istri Gubernur Turun Tangan

Cuitan Warga Dramaga Ini Bikin Istri Gubernur Turun Tangan

BARAT, BOGOR AREA
BOGOR DAILY- Maulana Setiawan (28), warga Kampung Carangpulang, RT 01/04, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga yang mem-posting foto ayahnya yang sakit ke Twitter Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan, rupanya mendapat re­spons baik dari istri gubernur Jabar, Netty. Netty pun langsung menghubungi Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan mengu­tus staf ahlinya melihat kondisi Wawan yang menderita hernia. Maulana menutur­kan, posting-annya itu bermaksud me­minta bantuan gubernur agar orang tuanya segera mendapat kamar operasi di RSUD. Dari informasi yang didapatkan, ayahnya baru bisa mendapat kamar dalam waktu dua sampai tiga bulan. ”Saya tulis di Twit­ter, ‘Assalamualaikum Bapak Bima Arya, Bapak Gubernur dan Ibu Gubernur. Bapak saya sakit hernia dan gejala gula, bahkan sekarang kondisin