UTARA

Komplotan Pemuda Misterius Teror Warga Ciseeng

Komplotan Pemuda Misterius Teror Warga Ciseeng

UTARA
  BOGOR DAILY - Pembunuhan Asep (27), warga Kampung Panoongan, RT 02/04, Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, berbuntut panjang. Sekelompok pemuda misterius asal Rumpin meneror warga Desa Karihkil, Kecamatan Ciseeng, yang diduga telah membunuh santri bertasbih itu. Aksi mereka melempar batu membuat warga resah. Kegaduhan yang terjadi mem­buat sejumlah ibu-ibu di Kampung Parunglengsir, Desa Karihkil, Kecamatan Ciseeng, merasa te­rancam. Bahkan mereka pun bersiaga serta mempersenjatai diri dengan sejumlah senjata tajam (sajam). Sedangkan se­jumlah ibu-ibu yang merasa terganggu mengungsi ke kantor Desa Karihkil untuk meminta perlindungan. ”Kami sudah dua hari ini tidur tidak nyenyak. Kalau malam ng­gak tenang waswas, apalagi ada kabar kampung kami akan dise­rang. Kami memin
Sering Tawuran, SMK Mensis Ditutup

Sering Tawuran, SMK Mensis Ditutup

UTARA
Bogor Daily - SMK Menara Siswa (Mensis) di Kampung Ham­bulu, Desa Pondokudik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, resmi ditutup. Penutupan ini dilakukan menyusul tewasnya pelajar SMK Wiyata Kharisma yang dilakukan pelajar SMK Mensis, beberapa wak­tu lalu. Kapolsek Kemang, Kompol Ade Yusuf Hidayat, membenarkan hal tersebut. Menurut dia, SMK Mensis sudah ditutup dengan artian tak ada lagi kegiatan belajar mengajar di SMK tersebut. “Iya benar (Mensis) sudah ditutup. Tidak ada lagi kegia­tan dan tidak ada penerimaan mu­rid baru,” katanya. Ade Yusuf menjelaskan, penutupan sudah dilakukan sejak Juni 2018, karena menghabiskan tahun ajaran terakhir saat itu dan sekarang benar-benar ditutup. “Ini permintaan ma­syarakat dan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat mengamininya,” ujarnya. Informasi y
Genangan Air Abadi di Kemang

Genangan Air Abadi di Kemang

UTARA
Bogor Daily - Kemang , Sudah bukan hal baru bila ketika hujan Jalan Raya Kemang di Kecamatan Kemang tergenang air. Akan tetapi, jalan yang berstatus jalan nasional ini terkesan dibiarkan begitu saja. Padahal, beberapa elemen masyarakat hingga unsur pemerintah seringkali berteriak soal genangan air di jalan nasional tersebut. Meskipun hujan tak terlalu deras, kondisi jalan raya ini pasti tergenang minimal 10-15 cm. Hal ini dikarenakan sistem drainase yang buruk dan tidak mengalir. Akibatnya, banyak pengendara roda dua yang terjebak hingga mogok saat melintasi jalan tersebut. Kemacetan panjang selalu terjadi saat hujan tiba, karena banyak kendaraan yang memperlambat jalannya. ”Saya tidak berani melintas. Lebih baik saya beristirahat dulu, kemarin saja motor saya mogok lewat sini,” kata p
Guru Malaysia Belajar di Desa Bantarsari

Guru Malaysia Belajar di Desa Bantarsari

UTARA
Bogor Daily - Pemerintah Desa (Pemdes) Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menerima kunjungan puluhan guru asal Malaysia di kantornya, Sabtu (8/9). Selain menikmati wisata, para guru asal negeri ’jiran’ itu diajarkan cara menanam jambu kristal dan ilmu pertanian lainnya. Pantauan di lapangan, dengan berjalan kaki, para guru asal Malaysia itu menikmati sambil memanen jambu kristal. Jambu kristal ini merupakan ikon Desa Bantarsari yang dipanen dan dikonsumsi guru tersebut. Menurut Pengurus Kadet Remaja Sekolah Musleh, Abd Rahaim bin Ms Isa, banyak pelajaran yang bisa diambil di desa ini. Untuk itu, ia meminta kepala desa dapat memberikan ilmu cara menanam jambu kristal dan ilmu pertanian lainya. ”Dalam waktu dekat kita akan membawa murid sebanyak 300 orang. Saya sudah ko
Warga Kemang Ngebet Punya GOM

Warga Kemang Ngebet Punya GOM

UTARA
Bogor Daily - Warga Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, cemburu dengan warga di kecamatan lain yang sudah memiliki Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) dan stadion mini di wilayahnya. Berdirinya GOM di Kecamatan Kemang memang menjadi dambaan masyarakat. Namun, keinginan masyarakat tak kunjung terwujud. Untuk itu, sejumlah warga mendesak GOM segera terealisasi. Warga Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Sanusi (45), mengatakan, sudah sepantasnya Kemang memiliki GOM yang baik. Mengingat kegiatan olahraga, khususnya sepak bola, terkendala keberadaan lahan. ”Sekarang ada satu lapangan bola di Desa Jampang, itu pun tidak representatif. Selain jauh, kondisi lapangannya tak terurus,” katanya. Adapun beberapa sarana olahraga yang sifatnya  komersil, sambung dia, karena gedung olahraga itu milik pen
Nilai Rupiah Lesu, Harga Bahan Baku Tinggi Bos Tahu Rumahkan Setengah Pegawai

Nilai Rupiah Lesu, Harga Bahan Baku Tinggi Bos Tahu Rumahkan Setengah Pegawai

UTARA
Bogor Daily - Turunnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat, ternyata berdampak serius bagi beberapa jenis usaha masyarakat, terutama tahu dan tempe. Sebab, harga kedelai di pasaran saat ini semakin melambung tinggi. Seperti yang disampaikan pengusaha tahu merek Sari Djadi di Desa Parakanjaya, Kecamatan Kemang, Wahyu (38). Saat ini ia harus membeli bahan baku kacang kedelai seharga Rp7.800 sampai Rp8.000 per kilogramnya. Padahal, biasanya beli hanya Rp6.600 per kilogram. ”Makanya biaya produksi semakin tinggi dan membuat usaha saya agak keteteran. Saat ini saya terpaksa mengurangi separuh jumlah karyawan saya. Awalnya 30 orang, sekarang tinggal 15 orang,” katanya. Wahyu menuturkan, pengurangan karyawan itu dilakukan karena dirinya tidak sanggup memberikan upah a
Di Rumpin Gas Melon Mahal

Di Rumpin Gas Melon Mahal

UTARA
Bogor Daily - Kelangkaan gas elpiji tiga kilogram alias gas melon dikelu­hkan warga Kecamatan Rumpin. Ke­langkaan tersebut diduga karena banyaknya permintaan dari berbagai pengusaha dan penimbunan oleh sejumlah pangkalan nakal yang me­naikkan harga jual di tingkat eceran. Seperti diungkapkan warga Kampung Cicangkal, Desa Sukamulya, Arsim (50). Ia mengaku kesulitan mencari gas bersubsidi. Pangkalan gas melon tiga kilogram di SPBU Pertamina, Jalan Raya Ci­cangkal, Desa Sukamulya, diduga berbuat nakal. Selain menjual gas melon dengan harga tinggi, pangkalan ini juga dituding berbuat curang dalam melayani pembeli. “Harga per satu tabung sekarang Rp18.000-Rp20.000. Padahal di Gunungsindur harganya masih Rp16.000,” keluh Arsim saat ditemui Metropolitan, kemarin Pangkalan gas elpiji seharus
Kasihan, Gubuk Mak Enah Tertimpa Pohon

Kasihan, Gubuk Mak Enah Tertimpa Pohon

UTARA
Bogor Daily - Nasib apes dia­lami Mak Enah, warga RT 06/02, Desa Pasirgaok, Kecamatan Ranca­bungur, Kabupaten Bogor. Gubuk atau rumah yang dihuni nenek berusia 74 tahun itu roboh akibat tertimpa pohon rambutan yang terhempas angin saat hujan melanda. “Saya kaget, anginnya kencang. Tiba-tiba rumah saya ke­timpa pohon,” katanya, seraya men­jelaskan saat kejadian ia tengah ter­tidur karena tidak enak badan. Untuk itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dapat memperbaiki kondisi rumahnya. Se­bab, di rumah ini ia tinggal sebatang kara. “Emak mah yang penting dibe­nerin supaya bisa ditempatin lagi,” harapnya. Sementara itu, Ketua RT 06, Supri­yadi, menuturkan, untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan, saat ini Mak Enah diungsikan terlebih dulu ke rumah tetangga. “Alhamdulillah,
Di Tenjo Ada Tol

Di Tenjo Ada Tol

UTARA
Bogor Daily - Kerusakan infrastruktur jalan raya lintas kabupaten yang menghubungkan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tanggerang sosial warga. Pasalnya jalan utama milik provinsi Jawa Barat ini, seolah dibiarkan tanpa ada perbaikan. Lokasi kerusakan terparah terjadi di jalan yang melintasi Desa Singabraja, Kecamatan Tenjo. “Jalan ini sudah lama rusak dan hingga saat ini belum diperbaiki,” ujar Supeli (48)  warga Blok Manggung Desa  Tenjo saat ditemui Metropolitan, kemarin. Menurutnya, kerusakan jalan tersebut telah sering mengakibatkan insiden kecelakaan, terutama bagi para pengendara sepeda motor. “Ya kami harap Pemkab Bogor segera memperbaiki jalan ini. Jangan sampai ada korban jiwa, baru diperbaiki,” cetusnya. Senada,  Iwan (40) pengendara motor mengatakan, di wilayah Tejo begitu sul
Puluhan Miras Diambil Polsek Kemang

Puluhan Miras Diambil Polsek Kemang

UTARA
Bogor Daily - Polsek Kemang gencar melakukan razia minuman keras (miras) di tempat-tempat yang diduga memperjual belikan minuman haram tersebut. Pihak berwajib pun berhasil menyita puluhan botol miras dari beberapa toko jamu yang ada di Kecamatan Kemang. Kapolsek Kemang Kompol Ade Yusuf Hidayat mengatakan, razia ini dilakukan dalam rangka menjaga kondusifitas di wilayah hukumnya. “Kami melakukan operasi miras ini minggu malam, dengan menekan kejahatan konvensional seperti, pencurian pemberatan (curat), pencurian kekerasan (Curas),  pencurian bermotor, hingga balapan liar,” kata Ade. Ia menjelaskan, dalam operasi cipkon ini petugas mengecek beberapa toko jamu di sepanjang Jalan Raya Kemang – Salabenda. Kegiatan ini rutin digelar bersama Satpol PP Kecamatan Kemang. “Intinya dengan razia