Gawat.. Rio Haryanto Kehabisan Biaya. Ibundanya Muter-muter Cari Sponsor

  • Whatsapp

BOGORDAILY- Gawat.. Kalau seperti ini terus Rio Haryanto bisa pulang duluan. Rio rupanya masih bermasalah dengan pembiayaannya.

Hingga kini Rio masih wara-wiri mencari sponsor untuk membantu pembiayaannya.

Read More

Ibunda Rio, Indah Pennywati, mengaku belum bertemu sponsor yang cocok.

“Sampai saat ini saya masih usaha untuk mendapatkan sponsor dan mem-follow up kembali soal pendanaan,” kata Indah, Minggu (28/2/2016).

Indah mengatakan, sebenarnya sudah banyak tawaran bantuan dana yang dia terima. Sayangnya, semua itu harus lepas karena terbentur masalah branding. Bantuan dari sejumlah perusahaan yang ditawarkan ternyata tidak sepadan dengan bayaran untuk melakukan branding.

“Masalahnya untuk branding itu sulit. Kalau umpamanya mereka bantu sekian misalnya, tanpa harus memasukkan logo, mungkin saja bisa dan mungkin saya sudah mendapatkan (dananya). Tapi yang diminta branding, padahal branding itu biasanya satu paket dan minimum 2 juta euro,” ungkap Indah.

Hal inilah yang akhirnya membuat Rio kesulitan mendapatkan sponsor. Padahal menurut Indah, nilai 2 juta euro itu sudah lumayan murah. Pasalnya, logo sponsor tidak hanya masuk ke website, mobil, dan pakaian tim saja. Tetapi dengan tampilnya Rio di semua seri F1, angka itu sudah setimpal dengan tawaran yang diberikan.

“Ya, tapi selama ini yang ditawarkan selalu di bawah angka itu. Space di mobilnya Manor sendiri sebenarnya juga terbatas. Makanya Manor hanya memberi space beberapa saja. Mungkin tiga-empat perusahaan saja sudah banyak,” kata Indah.

Rio sendiri akhirnya bisa masuk ke F1 karena inisiatif dari keluarga yang meminjam uang sebesar 3 juta euro kepada bank. Sementara sisanya uang muka lainnya ditambah dari Pertamina sebesar 5 juta euro. Kendati baru 2,25 juta euro yang dibayarkan kepada Manor, dan sisanya 2,75 juta euro baru dibayarkan setelah Rio tampil di tiga seri F1.

Lantas bagaimana dengan komitmen BUMN lainnya serta pengusaha yang sudah kadung bicara akan membantu?

“BUMN? Walah itu malah belum jelas dari awal. Kalau pengusaha-pengusaha? Saya juga tidak mengerti, sepertinya tidak jadi,” ujar Indah.

“Selasa pekan depan manajemen akan meeting. Mungkin nanti saya akan minta bantuan Menpora dan IMI,” katanya. (dtc)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *