Viral, Guru Datangi Murid Tidak Sanggup Membeli Kuota di Bukittinggi, Ini Alasannya

  • Whatsapp
Bukittinggi
Bogordaily.net Seorang guru di Bukittinggi, provinsi Sumatera Barat menjadi viral setelah mendatangi muridnya yang ingin berhenti sekolah, karena tidak sanggup membeli kuota.
Sang guru Bukittinggi bernama Yani menceritakan hal itu melalui sebuah video yang diunggah di sosial media Tiktok lewat akun @evayanti1801.
“Ketika murid tidak pernah mengumpulkan tugas daring dan tak pernah muncul di dalam group wa kelas,” tulisan di video itu.
Dalam video yang berdurasi kurang dari semenit tersebut, tampak Yani dan guru bimbingan konseling (BK) mengunjungi rumah muridnya.
“Saya sebagai wali kelas melakukan home visit bersama guru BK melihat keadaan murid itu,”jelasnya
Namun, setibanya di lokasi, Yani hanya bertemu dengan ibu murid. Sedangkan muridnya tidak terlihat batang hidungnya karena malu.
“Ternyata beginilah keadaannya, dia tak mau menemui guru karena malu. Hanya ibunya yang menemani,”tulisnya.
Setelah Yani pamit pulang, 2 jam kemudian murid itu mengirimkan pesan ke gurunya lewat WA.
Ia mengaku pamit ingin putus sekolah karena tak ada biaya beli kuota internet.
Bahkan, murid itu mengaku sudah bekerja karena ayahnya tak sanggup lagi menghidupi mereka seorang diri.
Tidak diam, Yani menyakinkan muridnya yang bernama Ayu untuk kembali bersekolah.
“Saya membalas chat dengan mengatakan kami guru – guru sangat berharap ia melanjutkan sekolahnya. Tugas yang belum ia kumpulkan bisa diangsur. Tak harus selesai seluruhnya, yang penting jangan putus sekolah,”ungkap Yani.
Tidak menyerah, Yani mengunggah video lainnya dan mendatangi lagi rumah Ayu, agar bisa membujuknya untuk mau sekolah lagi.
“Untuk membujuknya, sekolah hanya berlangsung tiga hari selama seminggu dan tanpa kuota,”jelasnya.
Akhirnya Yani berhasil membujuk Ayu agar mau kembali bersekolah.
“Alhamdulillah usaha kami berhasil, murid kita bersedia untuk melanjutkan lagi sekolahnya,”tulisnya.
Yani juga berterimakasih kepada netizen yang telah memberikan dukungan serta doa.
“Terimakasih atas semua doa dan support teman – teman kepada kami dan siswa kami,” tutupnya.
Yuni telah mengunggah 5 video, salah satunya telah dilihat sebanyak 2,4 juta orang serta 186 ribu menyukai video itu, dan 3 ribu orang memberikan komentar positif kepada Yani.
Karena video itu, Yani mendapat sorotan dari berbagai pihak, sampai akun TikToknya diikuti oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim.***
Baca Juga  Rebutan Kursi, Nih Cewek Jambak-jambakan di KRL. Lihat Videonya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *