Ekonomi Indonesia Semakin Merosot, Pompa Daya Beli Masyarakat

Menu

Mode Gelap
Info Terkini Gempa Menurut BMKG, Sabtu 28  Januari 2023 Link Streaming Man City vs Arsenal, Aman dan Legal Catat, Ini Nomor Hotline Pengaduan Penculikan Anak di Kota Bogor Doa Buka Puasa Rajab 2023 dan Qadha Ramadhan Lengkap Pasar Kaget di Taman Heulang Dikeluhkan Warga, Sahib Khan Usulkan Relokasi

Advetorial · 22 Mar 2021 14:22 WIB

Ekonomi Indonesia Semakin Merosot, Rizal Ramli: Pompa Daya Beli Masyarakat


 Pakar Ekonom Senior Indonesia Dr Rizal Ramli (RR).(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Pakar Ekonom Senior Indonesia Dr Rizal Ramli (RR).(Istimewa/Bogordaily.net)

IIMS

Bogordaily.net – Ahli Ekonom Indonesia Rizal Ramli (RR), menyatakan akibat keterlambatan pemerintah dalam mengantisipasi dampak pandemi, ekonomi Indonesia semakin merosot akibat pandemi Covid-19.

RR juga mengatakan masyarakat dan pelaku industri saat ini yang menerima akibatnya.

“Sebelum pandemi, ekonomi Indonesia memang sudah merosot dan makin merosot akibat pandemi. Dan, yang paling terdampak tentunya Usaha Mikro Unit Menegah (UMKM), yang sudahlah bermodal kecil akhirnya makin tergerus karena daya beli masyarakat yang terus menurun,” kata Rizal dikutip dari Kedai Pena.

Ia menyebutkan, sebenarnya ada peluang untuk memperbaiki ekonomi saat ini, dengan mengandalkan UMKM.

“Bercermin dari negara yang sudah mulai recovery, yaitu Cina, Turki dan India, yang kebijakannya itu sangat sederhana. Yaitu, memompa daya beli masyarakat menengah ke bawah dan beri kesempatan pada pengusaha kecil untuk bangkit,” ucap mantan Menko Maritim ini.

Dengan memompa daya beli masyarakat dan menciptakan kebijakan yang tepat bagi pengusaha kecil, maka perekonomian Indonesia akan mulai mengalami perbaikan dan kembali seperti semula.

“Bantuan tunai diberikan pada masyarakat menengah ke bawah, tentunya dengan basis data yang tepat, agar masyarakat golongan menengah ke bawah yang jumlahnya besar ini dapat membelanjakannya hingga ekonomi bisa hidup dan berkembang,” ujarnya.

Jangan terbalik, lanjutnya masyarakat menengah ke bawah ini makin ditekan dengan kebijakan yang membuat daya beli mereka makin menurun.

“Jangan juga pemerintah berkeras untuk melanjutkan berbagai proyek besar yang memakan banyak biaya. Yang seharusnya biaya tersebut bisa dialihkan untuk membuat pengusaha kecil bisa terus beroperasi dan menimbulkan efek ekonomi,” ujarnya, lebih lanjut.

Rizal menegaskan, jika pemerintah ingin memulihkan ekonomi, maka yang harus dilakukan adalah meningkatkan daya beli masyarakat dan membuat pengusaha kecil tetap bergerak.

“Kalau memang pengusaha kecil ini punya utang, lakukan restrukturisasi utang. Sehingga pihak perbankan bisa mendapatkan uang tunai dari pelunasan utang, lalu memutarnya dalam bentuk pembiayaan. Sementara, pengusaha kecil bisa keluar dari kredit macet, lalu mengajukan pembiayaan baru. Artinya, ada pergerakan kan di sini,” pungkasnya. Adv

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Demo Aremania Rusuh, Massa Rusak Kantor Arema FC

29 January 2023 - 22:14 WIB

Demo Aremania Rusuh

Ini Dia 15 Jurusan di UI yang Sepi Peminat, Bisa Jadi Referensi

29 January 2023 - 21:27 WIB

Jurusan Ui sepi peminat

Opsi Penataan Dapil di Kabupaten Bogor Bakal Ditetapkan Awal Februari

29 January 2023 - 18:59 WIB

Penetapan Dapil Kabupaten Bogor

Informasi Jadwal Kereta Panoramic Bulan Februari 2023, Harga Tiket dan Rutenya

29 January 2023 - 16:00 WIB

Jadwal Kereta Panoramic 2023

Kereta Panoramic Kembali Beroperasi Februari 2023, Ini Tujuan dan Harga Tiketnya

29 January 2023 - 15:45 WIB

Kereta Api Panoramic Beroperasi

Pantarlih di Kota Bogor, KPU Butuh 3.615 Orang

29 January 2023 - 13:22 WIB

Trending di Politik