Relaksasi Ekonomi Kota Bogor Dimulai

Menu

Mode Gelap
Terputusnya Aliran Listrik PLN, Ini 3 Wilayah yang Terdampak Akibat Hujan Deras dan Angin, Pohon di Perum Taman Griya Tumbang Klarifikasi, Rachel Vennya: Aku Tidak Lakukan Karantina Sama Sekali Kota Bogor Diterpa Hujan Angin, Satu Mobil Ringsek Terkena Pohon Tumbang Penemuan Jasad Bayi di MTs Babakan, Kapolsek Jasinga: Diduga Dibuang Ibunya

Headline · 6 Mar 2021 14:04 WIB

Hari Ini Relaksasi Ekonomi Kota Bogor Dimulai, Ganjil Genap Tidak Ada


 Petugas Gabungan PPKM Kota Bogor saat melaksanakan Operasi Ganjil Genap di  lampu merah Simpang Jalan Baru, Sabtu, 6 Februari 2021. (Ibnu Galansa Montazerry/Bogordaily.net). Perbesar

Petugas Gabungan PPKM Kota Bogor saat melaksanakan Operasi Ganjil Genap di lampu merah Simpang Jalan Baru, Sabtu, 6 Februari 2021. (Ibnu Galansa Montazerry/Bogordaily.net).

Bogordaily.net Relaksasi ekonomi masyarakat Kota Bogor dimulai, dengan meniadakan aturan ganjil genap pada setiap akhir pekan.

Sabtu ini, 6 Maret 2021, tepat akhir pekan pertama Kota Bogor lepas dari aturan ganjil genap yang telah berlangsung selama satu bulan pada Februari 2021.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, sistem ganjil genap dinilai memang mampu mengurangi mobilitas warga serta menekan angka kasus Covid-19.

Namun, perlu ada kesempatan warga meningkatkan perekonomian yang selama pandemi corona terpuruk.

Karena itu, Pemerintah kota (Pemkot) Bogor,  memutuskan untuk meniadakan kebijakan operasi Ganjil-Genap untuk kendaraan bermotor pada akhir pekan.

Meskipun begitu, berdasarkan hasil evaluasi dan analisa, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memutuskan meniadakan operasi Ganjil-Genap pada akhir pekan untuk sementara.

“Hasil rapat evaluasi bersama Satgas Covid-19 Kota Bogor, kami menyepakati untuk meniadakan kegiatan ganjil genap di akhir pekan selama dua minggu ke depan. Sambil kita evaluasi semuanya, karena kita ingin apa yang Pemkot Bogor lakukan tepat dan sesuai data,” ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya, pada Selasa 2 Maret 2021.

Tidak lain, kata Bima Arya, alasan tidak adanya operasi Ganjil-Genap akhir pekan adalah untuk relaksasi perekonomian di Kota Bogor.

“Jadi ada sedikit relaksasi dua minggu ke depan untuk kita mendorong ekonomi, walaupun sebetulnya sektor ekonomi juga membaik,” katanya.

Menurutnya, berdasarkan data tren peningkatan sektor ekonomi terlihat pada hunian hotel yang meningkat, dan kunjungan ke pasar yang berangsur membaik.

“Karena datanya seperti itu, maka kita tidak melanjutkan ganjil genap, pekan depan,” paparnya.

Namun Pemkot Bogor tetap menerapkan dan memperketan pelaksanaan PPKM mikro, nantinya akan ada pengetatan pelaksanaan dengan melibatkan lurah-lurah di Kota Bogor.

“Kami sepakat untuk lebih memperkuat lagi PPKM mikro, jadi posko-posko koordinasi di lapangan akan dipekuat lagi nanti akan ada simulasi khusus dengan 36 lurah baru bersama satgas,” jelasnya.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Keladi Muba, Bikin KTP Tak Perlu Waktu Lama

21 Oktober 2021 - 09:36 WIB

Muba

Ayo Bangkit! Pemuda Miliki Peran dan Andil Besar di Masa Transisi saat Ini

21 Oktober 2021 - 08:07 WIB

Pemuda

Sertipikat Tanah di Tangan, Kebahagiaan di Hati Masyarakat Kota Bogor

20 Oktober 2021 - 21:31 WIB

Sertipikat tanah

Presiden Minta Setiap Daerah Fokus Pada Produk Unggulannya

20 Oktober 2021 - 20:26 WIB

Pada produk

Dedie Rachim Dampingi Menteri Teten Lihat Potensi Tanaman Hias di Minaqu Indonesia

20 Oktober 2021 - 19:37 WIB

Minaqu

Lokasi Strategis Summarecon Bogor Memiliki Pintu Exit In Tol Jagorawi

20 Oktober 2021 - 19:15 WIB

Trending di TERKINI