Monday, February 6, 2023
HomeAdvetorialInsentif Nakes Belum Cair, DPRD Minta Pemkot Inisiatif

Insentif Nakes Belum Cair, DPRD Minta Pemkot Inisiatif

IIMS

Bogordaily.net – Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengungkapkan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas khususnya di puskesmas Kota Bogor saat ini ada 953 orang.

Sebelumnya, Retno menyebutkan, tahun ini, Pemkot Bogor tidak menganggarkan insentif nakes melalui APBD Kota Bogor, dengan pertimbangan defisit anggaran.

“Kami belum bisa mengajukan anggaran insentif untuk nakes yang bertugas di puskesmas Kota Bogor ke Pemerintah pusat, karena untuk nakes yang bertugas di rumah sakit saja belum dibayarkan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno.

Kemudian, DPRD Kota Bogor mendorong agar Pemkot Bogor berinisiatif memberikan dana insentif, bagi para Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas merawat pasien Covid-19.

Mengingat, nakes di Kota Bogor belum mendapat dana insentif hingga saat ini.

Selanjutnya, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menjelaskan, landasan hukum untuk pemberian insentif ini tertuang didalam Instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021 terkait PPKM Mikro, Surat Edaran Dirjen Perimbangan Keuangan No. SE-2/PK/2021.

Dan juga Instruksi Menteri Desa dan PDTT Nomor 1 Tahun 2021, tentang Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 dalam Pelaksanaan PPKM Mikro di Desa.

Meski demikian, Atang mengatakan, ada beberapa pos anggaran yang bisa dialokasikan untuk digunakan sebagai pembayaran insentif bagi nakes.

Adapun diantaranya, pos anggaran PCR test senilai Rp 22 miliar dan pos anggaran vaksin senilai Rp 8,6 miliar.

“Tidak akan termanfaatkan anggaran tersebut bisa dialihkan untuk insentif nakes, melalui mekanisme pergeseran, atau mekanisme lain yang diperbolehkan, melalui perubahan anggaran,” ujar Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto.

Supaya insentif ini tepat sasaran, Atang menekanan, saat ini, dewan meminta data total nakes yang ada di Kota Bogor ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor.

Nantinya, besaran insentif yang akan diberikan dirumuskan bersama Komisi IV DPRD Kota Bogor. Agar anggaran yang tersedia dan jumlah nakes yang ada sesuai.

“Karena mau bagaimana pandemi belum selesai, kemudian, nakes selain rumah sakit menjadi garda terdepan juga. Meskipun dalam artian kita siapkan insentif, belum tentu sepadan nilainya dengan pengorbanan, tetapi setidaknya menunjukan adanya keberpihakan dan adanya apresiasi dari pemerintah,” ungkapnya. Adv

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terbaru

Gabung dengan Kami

Loker Bogor Daily

Invitation Investor Gathering

Anton S Suratto

Perumda Tirta Pakuan

PAN Jawa Barat

Harlah PPP

Dirgahayu PDI Perjuangan

RSUD Ciawi

RSUD Leuwiliang

Antam

Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama

Perumda Tirta Kahuripan

Sienna Residence bogor

UIKA Bogor