Kebijakan PP Royalti Lagu dan Musik Presiden Jokowi Buat Warganet Bingung

  • Whatsapp

Bogordaily.net – Kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan Musik membuat bingung warganet.

PP tentang Pengelolaan Royalti Ham Cipta Lagu dan atau Musik yang diteken Presiden Jokowi pada Selasa, 30 Maret 2021 membuat warganet ramai membicarakannya.

“jadi kalau ngamen, manggung atau ikut lomba musik itu kita kena denda bayar kah?,” tulis warganet.

“kalau puternya dari platform spotify dll apa masih perlu bayar lagi? *serius nanya *blm baca lengkap,” tulis warganet lainnya.

Baca Juga  Duh! Inul Daratista dan Soneta Terancam Dipidana, Kenapa?

“Jadi yang ngamen di cafe bayar ya bang nantinya? Gak bisa sembarangan request lagu dong pengunjungnya?,” tanya warganet.

Penyanyi Kunto Aji ikut berbicara seputar PP tersebut dengan mengatakan bahwa masalah royalti ini ditujukan untuk pengusaha menengah keatas.

“Yang jelas masalah royalti ini terutama menyasar untuk pengusaha menengah keatas. Simpan kekhawatiranmu,” ucap Kunto Aji.

Kunto Aji mengatakan bahwa dengan senang hati jika lagunya dibawakan oleh pengamen, diputar di warung kopi atau sekedar menyanyi di area publik

Baca Juga  Nama Presiden Jokowi Diabadikan Menjadi Nama Jalan di Abu Dhabi

“Saya pribadi dengan senang hati lagu saya dibawakan gratis oleh pengamen, warkop, warung, gitaran di pos ronda. Atau bahkan kafe kecil dengan omset belum seberapa,” ucapnya.

Dalam PP tersebut salah satu ketentuannya adalah mewajibkan pembayaran royalti bagi setiap orang yang menggunakan lagu dan/atau musik secara komersial ataupun layanan publik.

Royalti tersebut dibayarkan kepada pencipta atau pemegang hak cipta lagu dan atau musik melalui Lembaga Manajemen Kolektif Nasional.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *