Dedie: Dengan Online, Bisa Tekan Kerumunan Saat Perpanjang SIM

  • Whatsapp
Perpanjang sim
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro Dedie mengikuti launcing aplikasi SIM Nasional Persisi atau Sinar oleh Kaporli secara virtual, di Mako Polresta Bogor Kota, Selasa 13 April 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim katakan perpanjang SIM secara online, bisa menekan kerumunan di masa Pandemi.

Bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro Dedie mengikuti launcing aplikasi SIM Nasional Persisi atau Sinar oleh Kaporli secara virtual, di Mako Polresta Bogor Kota, Selasa 13 April 2021.

Dedie mengatakan SINAR merupakan aplikasi terbaru yang di keluarkan Polri untuk pelayanan perpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM), baik A (mobil) maupun C (motor) secara online atau daring.

Sehingga, pemilik SIM tidak tak perlu lagi datang ke Satpas untuk melakukan perpanjangan.

“Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sangat menyambut baik launcing SINAR sebagai inovasi baru pelayanan publik, dimana inovasi seperti ini yang mampu menjawab tantangan di era digital 4.0,” ujar Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.

Baca Juga  Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Pesantren Bina Madani Bertambah 65 Orang

Lanjut Dedie, dengan aplikasi ini warga hanya cukup mengakses aplikasi dari ponsel di rumah untuk perpanjang SIM.

Bahkan, SIM yang sudah di perpanjang masa waktunya akan diantarkan ke pemohon, begitu pula untuk program ujian tertulis, semua SIM baru yang prosesnya dijalankan secara daring.

Kemudian Dedie menjelaskan, aplikasi SINAR juga bisa diunduh melalui App Store ataupun Play Store.

Pemohon perpanjangan SIM lewat SINAR wajib memverifikasi nomer telepon seluler dan akan muncul fitur registrasi, untuk mencantumkan Nomer Induk Kependudukan (NIK) sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau nomer SIM sebelumnya.

Baca Juga  Dedie Rachim Khawatir Adanya Lonjakan Kasus Covid-19 di Bulan Puasa

Pemohon cukup mengikuti instruksi hingga pembayaran dan memilih mekanisme pengambilan SIM baru.

Data NIK dan nomer SIM itu untuk memastikan, apakah pemohon sudah terdaftar atau belum di data registrasi Polri.

“Jika palsu, maka otomatis terdeteksi sistem sehingga proses di batalkan,” katanya.

Selanjutnya, untuk pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan psikologi dan ujian teori SIM, pemohon juga hanya perlu melakukannya lewat daring, pemohon cukup memilih link E-Rikkes pada layanan SINAR.

“Sedangkan tes psikologi, pemohon cukup memilih link E-PPSI pada layanan SINAR,” terangnya.

Perlu diketahui, jika sebelumnya masa berlaku SIM berdasarkan tanggal lahir pemilik, maka kini berdasarkan tanggal penerbitnya dan untuk masa berlaku tetap lima tahun. Adv

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *