Hotel Grand Savero Bogor Gelar Ta’jil On The Road dan Buka Puasa bersama Komunitas Street Hijrah

  • Whatsapp
Ta'jil on the road
Grand Savero Bogor akan mengundang komunitas Street Hijrah, untuk bersama-sama berbagi takjil di jalan serta buka puasa bersama karyawan Hotel Grand Savero Bogor. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Menyambung rangkaian HUT Grand Savero yang ke-6, pada tanggal 4 Mei 2021 Hotel Grand Savero Bogor akan mengundang komunitas Street Hijrah, melaksanakan ta’jil on the road serta buka puasa bersama karyawan Hotel Grand Savero Bogor.

Street Hijrah adalah salah satu komunitas dari sekelompok anak muda Street Punk yang telah hijrah.

Kelompok yang didominasi oleh musisi jalanan itu akan membagikan ta’jil untuk para pengendara jalan, yang tidak sempat membeli makanan untuk berbuka puasa.

Selain ta’jil on the road dibulan ramadhan, merekapun kerap melakukan kegiatan berbagi roti seminggu dua kali.

Kini mereka sudah memiliki gerai sederhana bernama Street Hijrah Bakery & Coffee, yang sampai saat ini sekaligus menjadi tempat kajian dakwah para anggota Street Hijrah di Jalan Raya Dramaga No.39, RT.03/RW.02, Margajaya, Bogor.

Baca Juga  Rs Islam Bogor Bagikan 400 Sembako di Bulan Ramadhan

Jovi selaku Marketing Communication (Marcomm) Hotel Grand Savero Bogor menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk menebar kebaikan.

“Dalam kegiatan ini, kami berkesempatan mengajak teman-teman Street Hijrah Bogor berbagi rezeki dan saling menebar kebaikan, untuk mengharap keberkahan-Nya dibulan suci ramadhan,” ucap Jovi.

Lanjutnya, untuk pembagian ta’jil dilakukan di dua titik yang berbeda.

“Kegiatan ini akan dilakukan di dua titik berbeda yakni lampu lalu lintas depan RS Siloam Padjajaran, dan lampu lalu lintas sebrang gerbang 2 Kebun Raya Bogor,” sambungnya.

Baca Juga  Fatwa MUI Soal Vaksin Bulan Ramadhan: Ini Sebagai Panduan Bagi Umat Islam

Jovi berharap, dengan adanya kegiatan ini banyak orang yang terketuk hatinya untuk saling berbagi.

“Harapan kami dari adanya kegiatan ini bagi Street Hijrah adalah agar banyak orang yang mengenal mereka sehingga lebih banyak yang dapat memberikan kepedulian, bantuan atau jalan keluar agar kegiatan mulia mereka dan rekan-rekannya dapat berjalan dengan baik, serta Istiqomah. Sekaligus untuk menepis stigma negatif yang selama ini melekat kepada komunitas punk serta anak jalanan,” tandasnya. Adv

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *