Kendaraan Diputar Balik, Jalan Utama Arah Pelabuhan Ratu Padat

  • Whatsapp
Pelabuhan ratu padat
Kepadatan menuju kawasan Pelabuhan Ratu. (Istimewa/Bogordaily.net)
Bogordaily.net – Penyekatan di Pos Gunung Butak, kendaraan terlihat diputar balik oleh petugas dikarenakan jalan utama arah Pelabuhan Ratu padat.
Antrian kendaraan tersebut dikarenakan dari liburan lebaran H+1, terlihat mulai dari Pondok Dewata sampai titik penyekatan di Gunung Butak dan mengakibatkan jalan pelabuhan ratu padat.

Personel Polri TNI berjaga di pertigaan yang merupakan jalur sambung arah Palabuhan Ratu, Citepus, Cisolok, Karang Hawu dan Cikidang.

Selain di daerah Benda yang merupakan perbatasan Bogor-Sukabumi, petugas juga melakukan penyekatan di wilayah Cibadak.

Kendaraan roda empat dan sejumlah motor terlihat dalam antrian panjang kendaraan, yang menuju lokasi wisata arah Citepus, Cimaja, Karang Hawu Cisolok.

Petugas kepolisian sendiri sudah bekerja keras dan dibantu personel TNI, tetapi pada malam hari terjadi kepadatan kendaraan di beberapa titik.

Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Riki Fahmi M menyebutkan, ada sebanyak kurang lebih 800 kendaraan yang diputar balik di titik Gunung Butak.

“Sebagian kendaraan kita putar balik, hari ini saja di satu pos penyekatan yakni di Pos Gunung Butak ada 800 kendaraan kita putar balik,” kata Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota, AKP Riki Fahmi M, pada Jumat 14 Mei 2021.

Ada pun mengenai arus lalu lintas yang tersendat, Fahmi mengatakan hal itu terpaksa terjadi daripada menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19.

“Kalau sendatan sudah pasti, tapi yang kami lakukan merupakan antisipasi jangan sampai ada klaster baru. Kalau misalnya nanti ada klaster baru malah bahaya. Apalagi sudah ada ketentuan untuk wisata hanya wisatawan lokal dan itupun 50 persen dari kapasitas,” jelas Riki.

Menurut Riki selain pemeriksaan berdasarkan plat nomor, dilakukan juga identitas pengendara dan penumpang.

Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa, mereka sengaja datang untuk berwisata.

“Selain kendaraan dari luar kota yang kita putar balik, kita juga memastikan orang yang bukan domisili Sukabumi atau Palabuhan Ratu dan dia berniat berwisata. Kita terpaksa putar balikan sesuai ketentuan,” katanya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *