Kunjungan Direksi Ke Instalasi Dan Sumber Air PDAM Kota Bogor

  • Whatsapp
Sumber air
Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf bersama Direktur Umum, Rivelino Rizki meninjau pengolahan dan sumber air. (Tangkapan layar/Bogordaily.net)
Bogordaily.net – Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardani Yusuf, bersama Direktur Umum Rivelino Rizki, meninjau intalasi pengolahan dan sumber air pada malam takbiran di Katulampa, Rabu 12 Mei 2021.
Direktur Teknik, Ardani Yusuf bersama Direktur Umum, Rivelino Rizki, ingin memastikan kesiapan seluruh personel dan infrastruktur menjelang libur Nasional Idul Fitri 1442 H, agar pasokan air bersih tetap terjaga.
Berdasarkan instruksi Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indra Gusniawan, seluruh personil yang bertugas selama libur lebaran tahun ini harus responsif saat terjadi gangguan mendadak.
Sumber air
Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf bersama Direktur Umum, Rivelino Rizki saat meninjau pengolahan dan sumber air. (Tangkapan layar/Bogordaily.net)

Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan, Ardani Yusuf menyampaikan, bahwa gangguan pasokan di wilayah zona 3 A, Pasir Kuda hingga Sindang Barang sejak Rabu pagi kemarin.

Baca Juga  Perumda Tirta Pakuan Perbaikan Pipa Transmisi Air Bersih
“Diduga karena ada pipa bocor di sekitar Pasir Kuda dan Pancasan. Petugas dijadwalkan melakukan perbaikan pipa tersebut pada Kamis 13 Mei 2021,” kata Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan, Ardani Yusuf.
Ardani Yusuf mengatakan total pelanggan Perumda Tirta Pakuan sebanyak 167 ribu, dimana kapasitas yang dimiliki saat ini kurang lebih 2600 liter perdetik.
“Alhamdulillah, penusuran dari pagi sampai malam, pengolahan sendiri tidak mengalami gangguan. Kemudian sumber air baku yang dari sungai Cisadane, Ciliwung dalam kondisi normal,” katanya.
Perlu diketahui, saat ini sedang mengalami kendala di wilayah Sindang Barang, Loji dan Pagentongan, dimana ada indikasi kebocoran pipa 10 in.
“Terkait dengan zona 1 saat ini masih kekurangan kapasitas produksi, untuk menjaga kontinuitas, kami tetap memberlakukan mematikan air khususnya di malam hari,” ucapnya.
Kemudian Ardani Yusuf, memohon maaf atas ketidaknyamannya yang terjadi di wilayah Pasir Kuda hingga Sindang Barang.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *