Mudik Jalan Kaki 297 KM, Keluarga ini Gendong 2 Balita 

Menu

Mode Gelap
Info Terkini Gempa Menurut BMKG, Sabtu 28  Januari 2023 Link Streaming Man City vs Arsenal, Aman dan Legal Catat, Ini Nomor Hotline Pengaduan Penculikan Anak di Kota Bogor Doa Buka Puasa Rajab 2023 dan Qadha Ramadhan Lengkap Pasar Kaget di Taman Heulang Dikeluhkan Warga, Sahib Khan Usulkan Relokasi

Headline · 8 May 2021 14:20 WIB

Mudik Jalan Kaki 297 KM, Keluarga ini Gendong 2 Balita 


 Dani, Istri, dan kedua balitanya nekat mudik dengan berjalan kaki dari Gombong, Jawa Tengah ke Soreang, Bandung. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Dani, Istri, dan kedua balitanya nekat mudik dengan berjalan kaki dari Gombong, Jawa Tengah ke Soreang, Bandung. (Istimewa/Bogordaily.net)

IIMS

Bogordaily.net – Aturan larangan mudik memang membuat banyak warga kecewa, rencana berkumpul dengan keluarga harus tertahan.

Namun banyak juga yang akhirnya nekat tetap melakukan mudik, dengan melakukan berbagai macam cara.

Namun kisah keluarga yang satu ini sungguh sangat pilu, Dani beserta keluarganya nekat mudik dengan berjalan kaki dari Gombong, Jawa Tengah ke Soreang, Bandung.

Perjalanan seperti ini pernah juga dilakukannya, saat mudik Lebaran tahun lalu.

“Tahun lalu juga jalan kaki,” kata Dani, dikutip dari Tribunnews pada Jumat 7 Mei 2021.

Lebaran tahun lalu, Dani hanya tidak sepenuhnya berjalan dari Gombong sampai Soreang, karena ditolong Satpol PP di Sragen.

Lanjutnya, saat sedang berjalan kaki ada anggota Satpol PP dari Sragen, yang hendak menuju Tasikmalaya.

“Saya dan keluarga naik kendaraan Satpol PP itu,” kata Dani.

Anggota Satpol PP itu, menurut dia, sangat baik hati, mereka bahkan mengongkosi Dani.

“Ngasih uang Rp 400 ribu,” katanya.

Dani dan keluarga kemudian diantar naik bus Budiman tujuan Bandung, dan nereka turun di daerah Cileunyi, Bandung.

Sebelumnya, Dani, istri dan dua anak balitanya pernah berjalan kaki dari Gombong ke Soreang.

Dari Gombong ke Ciamis, mereka berjalan kaki selama 6 hari, mereka terpaksa pulang ke Soreang dengan jalan kaki karena tidak memiliki uang.

Dani sudah tidak bekerja lagi di tempat konveksi di Gombong.

“Saya milih pulang jalan kaki,” kata dia.

Mirisnya, Dani dan keluarga hanya membawa uang Rp 120 ribu, untuk pulang ke Bandung.

“Sisa uang (gaji) Rp 120 ribu,” ujarnya. ***

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

MenKopUKM Dorong Asmindo Manfaatkan Fasilitas Bebas Bea Masuk Pasar Swiss hingga Seluruh Eropa

28 January 2023 - 09:41 WIB

MenKopUKM Dorong Asmindo Manfaatkan Fasilitas Bebas Bea Masuk Pasar Swiss hingga Seluruh Eropa

Pinjaman KUR Mandiri 2023: Syarat dan Proses Pencairan Pengajuan Rp100 Juta-Rp 500 Juta

27 January 2023 - 15:07 WIB

Pinjaman KUR Mandiri 2023

Kontroversi Kaum Pelangi 

25 January 2023 - 20:15 WIB

Ramalan Shio Kelinci Air di Tahun 2023, Simak di Sini!

23 January 2023 - 16:37 WIB

Ramalan Shio Kelinci Air di Tahun 2023

Spesial Tahun Baru Imlek Plaza Toyota Citeureup Tawarkan Promo Menarik

22 January 2023 - 12:17 WIB

Spesial Tahun Baru Imlek Plaza Toyota Citeureup Tawarkan Promo Menarik

Jual Emas Patah Masih Bisa Untung? Buktikan Langsung ke Raja Emas Indonesia

21 January 2023 - 12:09 WIB

Raja Emas Indonesia
Trending di TERKINI