Penghujung Ramadhan, PKS DPRD Kota Bogor Gelar Silaturahmi

Menu

Mode Gelap
Info Terkini Gempa, BMKG: Terjadi di Kepulauan Talaud Sulut dan China Harga Emas Antam Hari Ini, Senin 30 Januari 2023 Jadwal Layanan SIM Keliling di Kota Bogor, Senin 30 Januari 2023 Prakiraan Cuaca Kota Bogor Hari Ini Senin, 30 Januari 2023 Info Terkini Gempa Menurut BMKG, Sabtu 28  Januari 2023

Advetorial · 11 May 2021 09:08 WIB

Penghujung Ramadhan, PKS DPRD Kota Bogor Gelar Silaturahmi


 DPRD Kota Bogor dan pimpinan fraksi PKS DPRD Kota Bogor gelar silaturahmi di Aula DPD PKS Kota Bogor, Sabtu 8 Mei 2021. Perbesar

DPRD Kota Bogor dan pimpinan fraksi PKS DPRD Kota Bogor gelar silaturahmi di Aula DPD PKS Kota Bogor, Sabtu 8 Mei 2021.

IIMS

Bogordaily.net – Di Penghujung Ramadhan, DPRD Kota Bogor dan pimpinan fraksi PKS DPRD Kota Bogor gelar silaturahmi di Aula DPD PKS Kota Bogor, Sabtu 8 Mei 2021.

Acara ersebut merupakan bentuk silaturahmi anggota DPRD Kota Bogor, di penghujung bulan ramadhan 1422 H.

Seperti yang kita tahu, pemerintah telah mengatur terkait penyekatan dan larangan mudik aglomerasi, untuk warga sekitar Jabodetabek agar mengurangi resiko kenaikan Covid-19.

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengungkapkan, ia sangat mendukung program pemerintah dalam mengatasi ancaman kenaikan kasus Covid-19, dengan membatasi mudik lebaran.

“Kami sangat mendukung pemerintah dalam mengatasi ancaman kenaikan Covid-19 ini,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021, tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Dalam SE tersebut, pemerintah menetapkan tanggal 6-17 Mei 2021, sebagai periode larangan mudik Lebaran.

Dalam surat edaran tersebut mengatakan bahwa, warga di wilayah aglomerasi tidak dilarang.

Akan tetapi di tengah perjalanan Satgas Covid-19 kemudian kembali menyatakan bahwa, larangan mudik juga berlaku bagi warga di wilayah aglomerasi atau pemusatan kawasan tertentu seperti Jabodetabek.

Kebijakan mudik ini seharusnya tidak berubah-ubah dan dipersiapkan teknisnya yang matang, karena sosialisasi itu perlu waktu dan cara yang efektif.

Atang mengatakan, seharusnya kebijakan pemerintah dalam menyampaikan aturan larangan mudik tidak berubah-ubah, sehingga masyarakat tidak dibuat bingung.

“Kebijakan yang telah dibuat harusnya perlu disiapkan matang-matang dan tidak berubah-ubah, serta siap mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi nanti” ucapnya.

Menurutnya, jika tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19 harusnya justru pintu masuk dari negara-negara yang sangat potensial menularkan virus corona ke indonesia, harus di batasi.Cc

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Anggrek Hitam Kalimantan Mekar di Kebun Raya Bogor

30 January 2023 - 17:08 WIB

Anggrek Hitam Mekar di Kebun Raya Bogor

Bima Arya Sebut Festival Cap Go Meh 2023, Bakal Jadi Perhelatan Meriah Sepanjang Sejarah

30 January 2023 - 16:45 WIB

Festival Cap Go Meh 2023

Marak Isu Penculikan, Polsek Bogor Gelar Penyuluhan di SDN Empang

30 January 2023 - 13:41 WIB

penculikan Bogor

Kasus Penipuan Motor Nmax Diungkap Polsek Tanah Sareal, Begini Modus Pelaku

30 January 2023 - 11:11 WIB

Kasus Penipuan motor nmax diungkap polisi

Aplikasi Si-eMet Mudahkan Pedagang, Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya: Kami Sangat Apresiasi

30 January 2023 - 08:06 WIB

Aplikasi Si-eMet diluncurkan Dinkukmdagin Kota Bogor

Jadwal Layanan SIM Keliling di Kota Bogor, Senin 30 Januari 2023

30 January 2023 - 06:57 WIB

lokasi sim keliling bogor
Trending di Kota Bogor