Rizal Ramli Tolak Wacana Pemberian Tax Amnesty oleh Pemerintah

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022 Terkini! Ini Ramalan Kota Bogor Hari Ini, Rabu 28 September 2022 Masih Sama, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Selasa, 27 September 2022 Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM di Kota Bogor, Selasa 27 September 2022

Headline · 26 Mei 2021 10:34 WIB

Rizal Ramli Tolak Wacana Pemberian Tax Amnesty oleh Pemerintah


 Rizal Ramli Tolak Wacana Pemberian Tax Amnesty oleh Pemerintah Perbesar

Bogordaily.net – Mantan Menteri koordinator Perekonomian, Rizal Ramli mengatakan jika disetujui DPR. Ini kali kedua bagi pemerintah untuk kembali menggunakan tax amnesty. Padahal, sebelumnya tax amnesty tersebut dinilai gagal.

Untuk itu Rizal Ramli menolak wacana pemberian tax amnesty oleh pemerintah. Pasalnya, katanya, tax amnesty hanya merupakan wadah untuk money laundring oleh sejumlah pengemplang pajak.

“Tax amnesty berpeluang besar untuk money laundring pengeplang pajak karena utang pajaknya diputihkan atau dinolkan,” ujarnya.

Tax amnesty merupakan program pengampunan pajak untuk wajib pajak yang selama ini menempatkan uangnya di luar negeri atau yang belum lengkap melaporkan hartanya.

Dengan diampuni kesalahannya penghindaran pajak tersebut, diharapkan basis pajak bisa semakin meningkat.

“Pelihara ekonominya, pelihara pohonnya. Pohon yang paling banyak menghasilakan buah terbaik adalah industri manufaktur. Ayo kita dorong industri manufaktur. Tapi jangan diobral untuk memberikan tax holiday. Masa perusahaan nikel China itu dapat tax holiday. Perusahaan tersebut sampai 20 tahun bebas pajak ekspor padahal nilai tambahnya kecil untuk ekonomi,” ujarnya seperti dikutip CNBC Indonesia, Selasa (25 Mei 2021).

Penghematan belanja negara yang tidak penting juga bisa dilakukan seperti penundaan pembangunan Ibu Kota Baru. Oleh karenya menurut Rizal Ramli, pengampunan pajak tersebut cukup hanya diberikan sebanyak satu kali saja.

Sementara itu, Mantan Menko Perekonomian pada era Presiden Gus Dur tersebut, melalui akun Twitternya yang dipantau menuliskan bahwa pengampunan pajak yang pertama tersebut sudah gagal. Karena itu, jangan diulang lagi.

“Ampyun DJ, Presiden Mau Ulang Kasih Tax Amnesty yang Gagal pada 2016. Jokowi Mau Bahas Taxt Amnesty Lagi, Bukannya Dulu Bilang Cuma Sekali?,” terpantau, Kamis 20 Mei 2021.

Mantan Menko Kemaritiman itu juga mengatakan bahwa sepertinya pemerintah sudah benar-benar panik dan ngawur.

“Kayaknya ini bener-bener dah panik dan ngawur deh. Tax Amnesty yg pertama aja gagal, jauh dibawah target & merugikan. Ini kok mau yg kedua? Ampun, bebal? jangan ber-ulang2 dong,” ujarnya.

Tax amenesty itu dilakukan pemerintah pada tahun 2016 lalu melalui tiga tahap. Tahap pertama pada Juli-September 2016 dengan tarif 2%, tahap dua pada Oktober-Desember 2016 dengan tarif 3% dan tahap tiga pada Januari 2017-Maret 2017 dengan tarif 5%.

Diketahui, Presiden Joko Widodo telah mengirimkan surat ke Dewan Perwakilan Rakyat untuk melakukan revisi Undang-undang tentang Ketentuan Umum Perpajakan serta tata cara perpajakan dan salah satunya terkait pengampunan pajak atau tax amnesty.

Hal itu disampaikan dalam acara halalbihalal virtual oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, beberapa waktu lalu.

Namun, sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat DPR menolak wacana tax amnesty. Mereka mempertanyakan evaluasi dari pelaksanaan tax amnesty jilid I.

Anggota DPR tersebut menyatakan ragu bahwa pelaksanaan Tax Amnesty Jilid II bisa berhasil dilaksanakan, mengingat pelaksanaan Tax Amnesty Jilid I 2016 silam telah dinilai gagal.

Hanya Fraksi Golkar yang sampai saat ini menyetujui adanya pelaksanaan tax amnesty jilid II tersebut.***

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Sahabat FBI Deklarasi Dorong Ketua KPK Maju Pilpres 2024

28 September 2022 - 20:49 WIB

Ketua KPK

Penjajakan Koalisi ke NasDem dan Demokrat Alot, PKS Mulai Lirik Golkar?

28 September 2022 - 19:17 WIB

Profil Febri Diansyah, Eks Jubir KPK yang Kini Jadi Pengacara Putri Candrawathi

28 September 2022 - 16:51 WIB

Rasamala Aritonang, Eks Penyidik KPK yang Kini Jadi Pengacara Ferdy Sambo

28 September 2022 - 16:20 WIB

Nikmati Berbagai Acara di Kafe Tertinggi Kota Bogor

28 September 2022 - 16:06 WIB

Tempat Jual Bayi di Ciseeng Bogor Ternyata Berkedok Yayasan!

28 September 2022 - 14:28 WIB

Trending di TERKINI