Calon Jamaah Haji Gagal Berangkat, Rizal Ramli Pelajari Laporan Keuangan Dana Haji

  • Whatsapp
Terlihat, Rizal Ramli
Rizal Ramli terlihat tengah mempelajari laporan keuangan dana jamaah haji.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Terlihat, Rizal Ramli mengunggah dua foto lagi membaca dokumen. Mantan Menteri Keuangan RI itu, sedang mempelajari laporan keuangan dana calon jamaah haji Indonesia yang batal berangkat pada tahun 2020 dan 2021.

“Lagi sibuk baca laporan keuangan dana haji. Gara-gara netizen banyak yang kesel batal naik haji,” kata Rizal Ramli dikutip dari twitter, Selasa 8 Juni 2021.

Rizal Ramli mengungkapkan, dirinya pernah pergi ke Tanah Suci dan saat itu dirinya bersama almarhum mantan Ketua MPR Taufik Kiemas dan mantan Menteri Luar Negeri Alwi Abdurrahman Shihab.

“Ada cerita menarik. Pulang dari naik haji dengan Bang Taufik dan Mbak Mega, saya dipanggil Gus Dur (Presiden Abdurrahman Wahid). Gus Dur katakan, ‘Rizal itu belum afdol, kamu mesti ikut saya umroh’,” cerita Rizal Ramli.

Baca Juga  Austerity, Diktat Titipan Bank Dunia yang Gagal di Mana-mana

Diketahui, pemerintah melalui Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut telah meniadakan penyelenggaran ibadah haji tahun 1442 Hijriah atau 2021 Masehi.

Keputusan itu diambil karena kondisi saat ini masih pandemi Covid-19, terlebih Pemerintah Arab Saudi masih belum memberikan kejelasan soal ibadah haji 2021.

Hal tersebut berdasarkan keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 660 Tahun 2021 tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji pada penyelenggaran ibadah haji tahun 1442 Hijriah/2021 M, yang ditandatangani Menteri Agama, Kamis, 3 Juni 2021.

Adapun, isi Surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor 660 Tahun 2021, di antaranya bahwa menunaikan Ibadah Haji wajib umat Islam yang mampu secara ekonomi, terjaminnya kesehatan, keselamatan, dan keamanan jamaah selama berada di embarkasi atau debarkasi, Arab Saudi.

Baca Juga  Rizal Ramli Angap Menaikan PPN Salah Kaprah

Kemudian, Pemerintah Arab Saudi belum membuka akses layanan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 H/2021 M, dan Pemerintah Indonesia membutuhkan ketersediaan waktu yang cukup untuk melakukan persiapan pelayanan bagi jamaah haji.

“Menetapkan pembatalan keberangkatan jamaah haji pada penyelenggaran ibadah haji tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi bagi warga negara Indonesia yang menggunakan kouta haji Indonesia dan kouta haji lainya,” tulis Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *