Kendalikan Banjir Kementerian PUPR Benahi Sungai di Kecamatan Lumbis Pansiangan

  • Whatsapp
Kecamatan Lumbis

Bogordaily.net – Pemerintah Kecamatan Lumbis Pansiangan mendapat dukungan tentang laporan pendahuluan Paket Pekerjaan Kontruksi Detail Engineering Design (DED) Pengendalian Banjir dan Perkuatan Tebing Sungai Kecamatan Lumbis, Pansiangan Desa Labang.

Hai itu disampaikan Plt Camat Lumbis Pansiangan, Lumbis S.Sos., saat mengikuti rapat bersama Kementerian PUPR Direktorat Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Kalimantan V di Tarakan.

Dalam sesi dialog untuk mendapatkan fedback (masukan dan saran) Lumbis mengatakan, bahwa banjir kiriman Malaysia di Labang, sangat deras dengan kecepatan debit air rata-rata 50-60Km/Jam.

 Kecamatan Lumbis

“Mengakibatkan erosi pada tanah di bibir sungai yang akhirnya mengakibatkan tanah longsor dan sudah banyak rumah warga yang hanyut, tidak saja diterjang derasnya air banjir tetapi juga karena longsor,” ujar Plt Camat Lumbis Pansiangan, Lumbis.

Baca Juga  Pesona Wista Arung Jeram Kecamatan Lumbis Pansiangan, Sepotong Surga yang Jatuh dari Langit

Lumbis menambahkan, pasca air surut ditambah kontur tanah pemukiman masyarakat di 5 desa yang tergabung di kelompok Labang, berada pada lereng sungai (lereng gunung) yang tentunya rawan longsor.

“Pembanguan penguatan tebing sungai di Labang, selain untuk penahan dari terjangan banjir yang sangat deras dan longsor juga bermanfaat untuk penataan pemukiman Labang sebagai pusat pemerintahan Kecamatan Lumbis Pansiangan,” katanya.

Kecamatan Lumbis

Disampaikan Lumbis, hal itu merupakan penopang atau pendukung secara fungsional keberadaan PLBN Labang. Sebagai upaya Negara menata (mempercantik) wajah berbatasan Indonesia untuk menjaga maruah dan martabat bangsa dan Negara Indonesia.

Baca Juga  Nunukan dan Sabah Malaysia Banjir Bandang Bersamaan, Kok Bisa?

“Banjir sungguh momok yang menakutkan masyarakat, karena pemukiman di pinggir sungai yang bertebing rawan longsor selama ini sudah banyak rumah warga rumah yang hanyut dan terbawah banjir,” paparnya.

Terlebih lagi, ketika air surut pasti longsor karena akibat erosi aliran air banjir yang deras.

“Terima kasih atas Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Kementerian PUPR dan BNPP dorongan dan support,” pungkasnya.

Hadir dalam rapat Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan V Kementerian PUPR, Bappeda Kabupaten Nunukan yang diwakili oleh Ibu Andi Astuti, Pimpinan PT. Manggala Karya Bangun Sarana sebagai pihak ke Konsultan yang bertanggung jawab membuat DED rencana kontruksi tersebut.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *