Mau Jadi Pelaut? Yuk Gabung di Sini

  • Whatsapp
Pelaut
Suasana para pelaut atau Anak Buah Kapal (ABK) di kapal ikan dari PT. Mangku Sagara.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Sukses mencetak ribuan pelaut atau anak buah kapal di Jakarta, PT. Mangku Sagara melebarkan sayapnya di wilayah Bogor. Dibawah komando Dadang senjaya, selaku Direktur Agency PT. Mangku Sagara, akan mencetak para pelaut muda di tanah air.

Legalitas PT. Mangku Sagara dalam merekrut pelaut muda, tertuang dalam surat ijin usaha perekrutan dan penempatan awak kapal no : situprak/241.xxl 23.pm 84/2020.

Bergerak di bidang perekrutan Anak Buah Kapal (ABK) kapal ikan ini, berada di Jalan Muara Angke TPI RT003/RW021, Pluit Penjaringan Jakarta Utara, DKI Jakarta.

Direktur Agency PT. Mangku Sagara, Dadang senjaya mengatakan, PT. Mangku Sagara sudah berdiri sejak 15 Juni tahun 2020 dan sudah menyalurkan ribuan ABK ke kapal ikan.

Dadang menambahkan, untuk perekrutan ABK untuk kapal ikan, mereka bertugas pada malam hari untuk mengambil cumi di laut lepas.

Baca Juga  PPM Kota Bogor Ciptakan Anggota Tergabung dalam Komcad dan ABK
Pelaut
Pelaut atau Anak Buah Kapal (ABK) kapal ikan di PT. Mangku Sagara.(Istimewa/Bogordaily.net)

Kriteria ABK dari PT. Mangku Sagara yaitu memiliki tekad untuk bekerja keras, semangat.

“Sedangkan pada siang itu adalah sampingan APB untuk mendapatkan tambahan pendapatan,” terang Dadang, pada Rabu 9 Juni 2021.

Diungkap Dadang, sebagian besar calon ABK yang mendaftar ke PT. Mangku Sagara masih didominasi dari luar wilayah Bogor.

Melalui hadirnya agency tersebut, kedepannya anak muda di wilayah Bogor dapat mendominasi dalam perburuan ikan di perairan Indonesia.

“Bulan ini dibutuhkan 300 orang untuk menjadi ABK kapal nelayan,” jelasnya.

Adapun persyaratan menjadi ABK PT. Mangku Saraga tidak sulit. calon ABK hanya melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Kartu Keluarga (KK).

“Tidak ada pungutan biaya bagi calon ABK,” katanya.

Setelah ABK melengkapi persyaratan, lanjut Dadang, nanti para ABK diberi pengarahan tentang apa saja yang harus dilakukan saat berlayar.

Baca Juga  Rayakan HUT ke 11, XTC Bogor Bagikan Sembako untuk Janda dan Anak Yatim

“Pastinya ada pelatih khusus tata cara agar para ABK bekerja menguasai medan,” terang Dadang.

Lanjutnya, hal yang utama menjadi pelaut harus mau bekerja. Karena, lanjut Dadang pendapatan yang bisa dihasilkan lumayan besar.

“Uang dari laut lumayan besar, ya kalo males-malesan, ya tidak ada hasil,” katanya.

Para ABK akan melaut di kapal dengan beragam kapasitas. Kapal dengan kapasitas kecil dibutuhkan 8 hingga 11 ABK. Sedangkan kapal berukuran sedang kapasitasnya 18 sampai 21 ABK.

Bahkan, jika kapal berukuran besar ABK bisa mencapai 24 hinga 29 orang.

Dadang menyampaikan, jangka waktu para ABK saat berlayar di kapal ikan selama empat bulan, bahkan sampai 10 bulan.

“Ayo anak muda Bogor, buktikan kalau nenek moyang kita adalah pelaut. Jangan sampai kekayan laut kita dinikmati nelayan-nelayan asing,” tegas Dadang.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *