Waduh, Pengelola Resto Fairouz Puncak Dipanggil Satpol PP

Menu

Mode Gelap
Ditinggal Ibunya Saat Nyebrang, Anak Perempuan Ini Tertabrak di Tengah Jalan Update Lalin Dua Jalur Puncak, Kasatlantas : Sudah Normal Depak Vietnam, Atlet Kota Bogor Sabet Medali Emas dan Perak di SEA Games 2021 Lebih Seram dari  KKN di Desa Penari, Ini Thread Lengkap Sewu Dino dari SimpleMan Setelah KKN di Desa Penari, Netizen Ingin Sewu Dino Difilmkan

Headline · 28 Jun 2021 17:19 WIB

Waduh, Pengelola Resto Fairouz Puncak Dipanggil Satpol PP


 Satpol PP Kabupaten Bogor memanggil pemilik Restaurant Fairouz yang berlokasi di Jalan Raya Puncak - Gadog, Km. 85, Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, terkait pelanggaran prokes dan menyediakan Belly Dancer. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Satpol PP Kabupaten Bogor memanggil pemilik Restaurant Fairouz yang berlokasi di Jalan Raya Puncak - Gadog, Km. 85, Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, terkait pelanggaran prokes dan menyediakan Belly Dancer. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Satpol PP Kabupaten Bogor memanggil pemilik Restaurant Fairouz yang berlokasi di Jalan Raya Puncak – Gadog, Km. 85, Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, terkait pelanggaran prokes dan menyediakan  Belly Dancer.

Hal tersebut karena resto puncak tersebut mengundang kerumunan massa serta melanggar protokol kesehatan (prokes), yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho mengatakan, Kabupaten Bogor masih memberlakukan aturan terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro dan membatasi jam operasional tempat makan serta kapasitas tempat usaha.

“Kita lihat dulu hasil dari penyelidikan yang dilakukan PPNS, apakah akan diberikan denda atau disegel sementara. Hal itu kita lihat saja nanti,” katanya.

Ditambah, Agus Ridho mengungkapkan, dengan adanya penari Belly Dance di Restaurant Fairouz merupakan pelanggaran dan merusak citra wilayah puncak Kabupaten Bogor.

Pemilik restaurant Fairouz bersikap kooperatif dengan menjawab beberapa pertanyaan yang dilayangkan petugas penegak perda. Guna mendalami kebenaran kerumunan massa yang terjadi ditempat usahanya.

“Pemilik resto berdalih bahwa, kegiatan tersebut hanya dilakukan selama dua hari saja,  yaitu tanggal 21 Juni 2021 dan 23 Juni 2021,” ucapnya.

“Pengakuan dari pemilik restoran, bahwa acara tersebut hanya dilakukan selama 2 hari, tetapi tetap kita menjadwalkan untuk dilakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan ke Mako Satpol PP guna dimintai keterangan lebih lanjutnya,” pungkasnya.***

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Kemacetan Panjang di Puncak Kembali Viral, Kasatlantas: Pelampungan Kendaraan

16 Mei 2022 - 21:48 WIB

Kemacetan Panjang puncak

Update Lalin Dua Jalur Puncak, Kasatlantas : Sudah Normal

16 Mei 2022 - 20:58 WIB

Dua Jalur Puncak

Dua Jalur Diberlakukan Malam Hari, Arus Lalin Puncak Lancar

16 Mei 2022 - 19:53 WIB

Lalin Puncak Lancar

Akhirnya, Mayat Pria Membusuk di Sukamakmur Bogor Terungkap! Ini Identitasnya

16 Mei 2022 - 18:57 WIB

sidoarjo

Jaga Tradisi, Bojonggede Gelar Halbil Bertemakan Parade Budaya Lebaran

16 Mei 2022 - 18:51 WIB

Parade Budaya Lebaran

Heboh Mayat Pria Membusuk di Kali Sukamakmur Bogor

16 Mei 2022 - 18:27 WIB

Trending di Kabupaten Bogor