Waspada Modus Tipu-Tipu Bank Syariah Indonesia dari WhatsApp

Menu

Mode Gelap
Geger! Instagram Mendiang Vanessa Angel Mendadak Hilang Tok! Lin Che Wei Resmi Jadi Tersangka Kasus Mafia Minyak Goreng Jangan Telat, Yuk Daftar Gelombang 3 TA 2022/2023 Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor! Presiden Jokowi Beri Bantuan untuk Warga dan PKL di Pasar Cibinong Asyik! Mulai Hari Ini, Jokowi Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka

Advetorial ยท 19 Jun 2021 15:45 WIB

Waspada Modus Tipu-Tipu Bank Syariah Indonesia dari WhatsApp


 Tips mengatasi agar para nasabah tetap waspada terhadap modus penipuan dari yang mengatasnamakan Bank Syariah Indonesia. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Tips mengatasi agar para nasabah tetap waspada terhadap modus penipuan dari yang mengatasnamakan Bank Syariah Indonesia. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Di zaman teknologi yang serba canggih, tak ayal jika banyak indak kejahatan bermodus penipuan yang meresahkan masyarakat. Tidak dengan cara SMS lagi, kini para penipu beraksi dari WhatsApp.

Motif penipuan beragam, mulai dari meminta uang, pengambilalihan akun dari WhatsApp, penawaran hadiah, menang kuis, hingga mengaku dari pihak bank.

Maka, berikut adalah tips mengatasi modus-modus penipuan dari Bank Syariah Indonesia agar para nasabah tetap waspada.

1. Mengaku Pegawai Bank BSI, Maka Wajib Tahu Data yang Sifatnya Rahasia

WhatsApp menjadi salah satu platform yang kerap digunakan pelaku kejahatan siber untuk memuluskan aksinya. Ada beberapa modus penipuan yang harus diwaspadai.

Kode OTP salah satu jenis modus penipuan WhatsApp, yang sering terjadi dengan metode pengelabuan yang bermacam-macam.

Tujuan pelaku adalah ingin mendapatkan akses pin, password, dan username yang biasa digunakan untuk bertransaksi perbankan online.

Perlu diketahui akses Kode OTP, pin, pasword, ataupun nomor CVV itu merupakan data yang sifatnya rahasia dan tidak boleh orang lain mengetahuinya, apalagi yang tidak dikenal.

Agar tidak tertipu, segera blokir dan laporkan nomor WhatsApp penipu. Jika penipu menghubungi via telepon WhatsApp matikan telepon tersebut dan tidak perlu menanggapi.

2. Waspada Undian, Lowongan Pekerjaan, dan Produk Pembiayaan Palsu

Penipu seringkali mengirim pesan dan memberitahukan bahwa ada menang undian bank atau meminta si korban melakukan pembaruan data pribadi, ataupun berkaitan dengan lowngan pekerjaan, dan produk pembiayaan yang palsu.

Terkait hal ini, para nasabah perlu berhati-hati agar tidak tertipu. Apalagi hal yang menyangkut pembayaran transfer sejumlah uang untuk menebus hadiah ‘penipuan’ tesebut, ataupun untuk biaya transportas dan akomodasi calon pegawai.

3. Hindari Mengisi Link Mencurigakan

Jika pernah mendapat pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal yang berisi pesan dan tautan tertentu, jangan pernah mencoba mengetuk tautan tersebut jika tidak ingin akun WhatsApp dibajak orang lain atau, data pribadi yang disalahgunakan.

Hindari juga mengetuk tautan yang dikirim oleh kerabat dan grup jika isi pesan tidak jelas dan mencurigakan.

Sebab tidak pernah tahu apakah akun WhatsApp tersebut milik teman sebenarnya, atau telah diambil alih seseorang.

Jika menemukan indikasi-indikasi yang mengaitkan nama Bank Syariah Indonesia, segera laporkan ke call BSI 14040. Atau bisa juga melalui akun resmi milik Bank Syariah Indonesia. Adv

Artikel ini telah dibaca 1.952 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Menikmati Pesona Alam di Bukit Cinta Anti Galau

18 Mei 2022 - 22:22 WIB

Tokoh: Budi Suhartana dan Gamelan di Tanah Jawa

18 Mei 2022 - 15:47 WIB

Daftar Besaran Gaji dan Gaji ke 13 PNS 2022, Menurut PP Nomor 16 Tahun 2022

18 Mei 2022 - 15:39 WIB

Cuti ASN

Kasus Mafia Minyak Goreng: Kejagung Periksa Tujuh Big Bos

18 Mei 2022 - 15:12 WIB

Luar Biasa! BRI Jadi Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia oleh Forbes Global 2000

18 Mei 2022 - 14:35 WIB

Komitmen BRIN, Kebun Raya Bogor sebagai Platform Global Riset Botani

18 Mei 2022 - 14:10 WIB

Trending di Kota Bogor