Orang Yahudi Kuno ‘Gunakan Ganja’ dalam Ritual Keagamaan

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022 : Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor Ini Syarat dan Lokasi Perpanjang Surat Izin Mengemudi di Kota Bogor

Headline · 4 Jun 2021 15:13 WIB

Zaman Dahulu, Orang Yahudi Kuno ‘Gunakan Ganja’ dalam Ritual Keagamaan


 Tanaman ganja yang ternyata diperkirakan sudah digunakan masyarakat Nusantara sejak abad ke-12. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Tanaman ganja yang ternyata diperkirakan sudah digunakan masyarakat Nusantara sejak abad ke-12. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net- Ditemukan adanya residu atau sisa pembakaran ‘ganja’ di kawasan Tel Arad, Israel. Tepatnya di sebuah kuil yang sudah berusia 2.700 tahun.

Penelitian dalam bidang arkeologi di Israel mengungkapkan ‘ganja’ tersebut ada saat zaman budaya kuno.

Dilansir dari BBC, ‘ganja’ tersebut dipergunakan oleh orang-orang Yahudi kuno untuk ritual keagamaan di dalam kuil pada zaman dahulu. Kuil tempat penemuan itu merupakan kuil pertama pada tahun 1960-an yang ditemukan di kawasan gurun Negev. Jaraknya sekitar 95 km di bagian selatan Tel Aviv.

Penemuan ini dianggap bukti pertama dari penggunaan zat psikotroprika dalam ibadah Yahudi. Para peneliti pun mengungkapkan bahwa bahan lainnya seperti kemenyan, ternyata disebutkan dalam Alkitab sebagai dupa dalam pengorbanan pada Kuil zaman Yahudi Kuno.

Ganja yang digunakan untuk ritual tersebut kemungkinan didapat dari kawasan luar Tel Aviv yang merupakan barang impor. Hal itu disebutkan bahwa tidak ada bukti terkait ganja pernah ditanam di sekitar lingkungan kuil.

Dalam analisis kimia yang telah dilakukan, orang-orang Yahudi zaman dahulu membakar ganja di atas kotoran hewan yang sudah mongering. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal arkeolog Universitas Tel Aviv menyebut sisa-sisa persembahan dari ritual keagaamaan yang berupa pembakaran masih tersimpan di atas altar dari ritual.

Di dalam kuil, terdapat dua altar batu gamping yang telah terkubur. Di salah satu altar juga terdapat kemenyan yang dianggap sebagai bagian dari persembahan cuaca kering dan prosesi pemakaman. Pada altar lainnya, ditemukan residu bekas pembakaran yang mengandung unsur-unsur dalam tanaman ganja.

Bekas pembakaran yang ditemukan dan teridentifikasi sebagai ‘ganja’ tersebut  mengandung unsur senyawa psikoaktif Tetrahydrocannabinol (THC). THC dikatakan merupakan unsur psikoaktif utama yang ada dalam ganja.

Menurut National Institute on Drug Abuse (NIDA), THC dapat mengaktifkan sistem otak untuk memberi sinyal pelepasan hormon dopamin yang bisa memicu perasaan euphoria sert memunculkan perasaan senang.

Para peneliti berkesimpulan bahwa unsur senyawa yang terkandung didalamnya, digunakan untuk memberikan rasa ‘mabuk’ atau efek psikoaktif kepada orang-orang yang berdoa saat itu.

Ditemukan pula unsur senyawa lainnya yang terkandung dalam tanaman ganja seperti cannabidiol (CBC) dan cannabinol (CBN). Penggunaan ganja dalam ritual kegamaan oleh Yahudi Kuno ternyata tak hanya ditemukan di kuil Tel Arad.

Para peneliti juga menemukan terkait jejak residu ‘penggunaan ganja’ dalam ritual agama di kuil Yerusalem. Hal itu dikarenakan kuil Tel Arad menjadi bagian dari puncak bukit di perbatasan selatan Kerajaan Yehuda.

Penggalian arkeologis di tahun 1960 di Tel Arad, menemukan benteng Kerajaan Yehuda dan terdapat sebuah kuil yang mirip dengan kuil lainnya di Yerusalem.

Alasan tersebut sesuai dengan deskripsi dari Alkitab terkait kuil pertama di Yerusalem. Secara tidak langsung, jaraknya yang tidak begitu jauh membuat tata cara atau prosesi antar kuil Tel Aviv dan Yerusalem tak jauh beda.

Kini, kuil di Yerusalem tersebut sudah lenyap. Bekas reruntuhannya pun sudah tidak bisa lagi untuk diteliti bagi para arkeolog. Padahal para arkeolog sedang melakukan meneliti dalam meluruskan pemahaman cara beribadah orang Yahudi di setiap kuil yang jaraknya tak jauh dari kuil Yerusalem.***

 

 
Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Hadiri Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno, Jokowi: 2024 Jangan Salah Pilih Presiden

26 November 2022 - 11:12 WIB

Nusantara bersatu

Vakum 2 Tahun, Band Zigaz Siap Kembali Eksis di Dunia Musik Indonesia

18 November 2022 - 18:11 WIB

House of Craft, Ketika Perajin Lokal Parade Karya Terbaik di Ajang KTT G20

15 November 2022 - 23:06 WIB

Ramalan Zodiak Libra Minggu 13 November 2022

13 November 2022 - 17:20 WIB

Ramalan Zodiak Libra

Cara Mengubah TV Analog ke Digital Tanpa Set Top Box, Cek di Sini!

5 November 2022 - 13:01 WIB

Cara mengubah Tv Analog ke Digital Tanpa Set Top Box.

Masyarakat Sambut Baik Program Jumat Curhat Polres Bogor

5 November 2022 - 07:42 WIB

Program Ju'mat curhat Polres Bogor
Trending di Kabupaten Bogor