Teten Masduki: Banpres Akan di Salurkan Akhir Bulan Ini

Menu

Mode Gelap
Terputusnya Aliran Listrik PLN, Ini 3 Wilayah yang Terdampak Akibat Hujan Deras dan Angin, Pohon di Perum Taman Griya Tumbang Klarifikasi, Rachel Vennya: Aku Tidak Lakukan Karantina Sama Sekali Kota Bogor Diterpa Hujan Angin, Satu Mobil Ringsek Terkena Pohon Tumbang Penemuan Jasad Bayi di MTs Babakan, Kapolsek Jasinga: Diduga Dibuang Ibunya

Headline ยท 23 Jul 2021 16:44 WIB

Teten Masduki: Banpres Akan di Salurkan Akhir Bulan Ini


 Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki.(istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki.(istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan, penyaluran Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap dua, akan dibagi dalam tiga waktu sampai akhir Juli 2021 kepada 1,5 juta pelaku usaha mikro.

Sedangkan pada bulan Agustus ada sebanyak 1 juta pelaku usaha mikro, dan 500 ratus pada bulan September.

“Secara total Banpres akan disalurkan kepada 3 juta pelaku usaha mikro yang beberapa di antaranya masih dalam proses migrasi dan cleansing jadi jumlahnya keseluruhan Rp 3,6 triliun,” kata Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki dikutip dari Liputan6, Jumat 23 Juli 2021.

Kemudian Teten meyampaikan, anggaran BPUM pada 2021 tercatat sebesar Rp 11,76 triliun untuk 9,8 juta pelaku usaha mikro, dengan nilai bantuan sebesar masing-masing Rp 1,2 Juta.

Saat ini telah di tuangkan ke dalam DIPA dan telah direalisasikan 100 persen.

“Sementara anggaran sebesar Rp 3,6 triliun untuk 3 juta pelaku usaha mikro dengan nilai bantuan sebesar masing-masing Rp 1,2 juta telah diusulkan alokasinya oleh Menteri Koperasi dan UKM kepada Menteri Keuangan melalui surat Nomor: 41/M.KUKM/V/2021,” katanya.

Teten menambahkan, saat ini juga telah diterbitkan surat DJA (KemKeu) No. S-451/AG/AG.3/2021, tentang Pengesahan Revisi Anggaran pada KemKUKM TA 2021 (Revisi ke-4) dan DIPA telah selesai dan diterbitkan.

Adapun BPUM diberikan kepada pelaku usaha mikro agar tetap dapat menjalankan usahanya di tengah pandemi Covid-19, dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Program ini diberikan kepada pelaku usaha mikro yang tidak sedang menjadi nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Pelaku usaha mikro harus terlebih dahulu diusulkan oleh Dinas Kabupaten atau Kota melalui Provinsi dan harus memiliki usaha mikro, yang dibuktikan dengan NIB surat keterangan usaha dari kepala desa atau lurah. BPUM disalurkan melalui BNI, BRI, dan BPD.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Ayo Bangkit! Pemuda Miliki Peran dan Andil Besar di Masa Transisi saat Ini

21 Oktober 2021 - 08:07 WIB

Pemuda

Presiden Minta Setiap Daerah Fokus Pada Produk Unggulannya

20 Oktober 2021 - 20:26 WIB

Pada produk

Lokasi Strategis Summarecon Bogor Memiliki Pintu Exit In Tol Jagorawi

20 Oktober 2021 - 19:15 WIB

Buka Apkasi Otonomi Expo Tahun 2021, Presiden Dorong Daerah Tingkatkan Volume Ekspor

20 Oktober 2021 - 15:51 WIB

Otonomi

Kalah Tiga Kali Beruntun, Jadi Sejarah Buruk Milan di Liga Champions

20 Oktober 2021 - 13:28 WIB

Mahfud MD: Warga Jangan Bayar Utang Pinjol Ilegal!

20 Oktober 2021 - 13:17 WIB

Trending di Nasional